Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Jokowi Bicara Trisakti di Acara Dies Natalies GMNI ke 67
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Jokowi Bicara Trisakti di Acara Dies Natalies GMNI ke 67

A. Chandra S. Kamis, 1 April 2021 | 03:15 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin masyarakat Indonesia akan menjadi konsumen yang loyal terhadap produk-produk buatan dalam negeri. FILE/BPMI/Lukas
Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin masyarakat Indonesia akan menjadi konsumen yang loyal terhadap produk-produk buatan dalam negeri. FILE/BPMI/Lukas
Bagikan

Telegraf – Tepat pada Maret 2001, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) telah memasuki umur yang ke 67 tahun, untuk memperingati hari ulang tahunnya itu, GMNI merayakan Dies Natalis ke 67 Tahun di Hotel Mercure Cikini Jakarta, Rabu (31/03/2021).

Dalam acara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun ikut memberikan sambutan serta ucapan selamat, dan juga turut menyampaikan pesan untuk GMNI.

Pesan itu disampaikan langsung oleh Jokowi melalui tayangan video pendek yang dibuat oleh BPMI atau Setpres.


https://telegraf.co.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Video-2021-03-31-at-8.38.20-PM.mp4

“GMNI dikenal sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan yang konsisten menjaga Pancasila, merawat toleransi, dan merawat kebhinekaan, berdiri di depan melawan radikalisme demi tegaknya NKRI,” katanya.

Ia menyatakan bahwa kehadiran GMNI sangat dibutuhkan di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Jokowi menyebut jika GMNI menjadi bagian penting dari upaya bangsa Indonesia untuk keluar dan bangkit dari pandemi.

“Di masa pandemi seperti sekarang ini, kehadiran GMNI sangat dibutuhkan untuk menjadi bagian dari upaya untuk keluar dan bangkit dari pandemi,” ujarnya.

Sebelum menutup ucapan selamatnya, Jokowi juga mengatakan soal Trisakti Bung Karno.

“Saya ucapkan selamat kepada GMNI di usia 67 tahun. Terus menjadi pejuang-pemikir, pemikir-pejuang dan terus memperjuangkan cita-cita kita bersama yakni berdaulat dalam politik, berdikari di bidang ekonomi, berkepribadian dalam kebudayaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino menyambut dengan rasa terimakasih atas ucapan dan pesan-pesan dari Jokowi itu. Arjuna berharap pemerintah terus mendukung gerakan mahasiswa yang konsisten melawan radikalisme.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pak Presiden atas pesan-pesan dan ucapannya. Tapi kami berharap pemerintah ikut berpertisipasi aktif dan mendukung gerakan mahasiswa yang konsisten melawan radikalisme. Karena radikalisme adalah masalah kita bersama, ia berdampak pada seluruh kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa GMNI konsisten mengawal kebijakan pemerintah seperti memberikan kritik terhadap kebijakan yang dirasa menyengsarakan kehidupan kaum Marhaen seperti impor beras hingga melakukan edukasi terkait vaksinasi dan pencegahan Covid-19 secara ilmiah.

GMNI
GMNI Intelectual Awards

Intelectual Awards

Dalam rangkaian acara Dies Natalis itu DPP GMNI juga memberikan penghargaan GMNI Intelectual Awards kepada sejumlah tokoh alumni GMNI yang telah meninggal, sebagai guru kader yang juga memiliki track record intelektual serta banyak berkontribusi bagi gerakan, masyarakat, serta nusa dan bangsa.

Sejumlah tokoh tersebut yaitu Dr. H.R.T. Sri Soemantri Martosoewignjo, SH, MH., tokoh Hukum Tata Negara, Dr. (HC) H. Muhammad Taufiq Kiemas, Ketua MPR-RI periode 2009–2014 yang juga penggagas 4 pilar kebangsaan, Prof. Dr. Cornelis Lay, MA, Pakar Ilmu Politik Indonesia yang juga Kepala Biro Politik dan Pemerintahan Dalam Negeri di Kantor Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri, dan Ketua Tim Ahli dan Pakar Politik Tim Pemenangan dan Perumus Joko Widodo-Jusuf Kalla, Deddi Heryono Gunawan (Mas Didit), akademisi dan pakar Sosiologi Universitas Indonesia yang juga mantan Sekretaris Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Sutoro S.B, tokoh senior GMNI, Marsudi Fandi Negara, tokoh senior GMNI, Pieter Kasenda, sejarawan dan mantan anggota BPIP, Ir. Bondan Gunawan Sastrosudarmo, mantan Menteri Sekretaris Negara di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zoened Musni, guru kader GMNI, Giat Wahyudi, aktivis 98 dan penulis.


Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi). FILE/BPMI/Lukas

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Magang Nasional
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?