Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Buku Agama Islam Muat Soal Ganjar Tak Shalat, Ketum Seknas Jateng: Ada Muatan Politis
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Buku Agama Islam Muat Soal Ganjar Tak Shalat, Ketum Seknas Jateng: Ada Muatan Politis

A. Chandra S. Selasa, 9 Februari 2021 | 15:19 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jateng Gus Yasin saat sholat Jumat di Gradhika Bakti Praja Semarang, Jumat (05/06/2020). Jateng Gov
Bagikan

Telegraf – Beredar soal di buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti terbitan PT Tiga Serangkai (TS) tahun 2020. Disebutkan dalam salah satu soal terdapat nama Ganjar dalam soal buku itu, Ganjar disebut tidak pernah beryukur.

Sontak reaksi dan tanggapan datang dari para netizen dan warganet mengkaitkan nama Ganjar tersebut dengan nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Nama Pak Ganjar ,muncul pada soal di buku ajar Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti untuk kls 3 dan 4SD,” kata netizen, Senin (08/02/2021).

 

Ada beberapa soal yang menyebut nama Ganjar dalam buku itu. Salah satunya menyebut sosok Ganjar tidak pernah salat.

Soal-soal pertanyaan yang dibuat oleh penerbit Tiga Serangkai. Twitter

 

“Meskipun sudah mendapatkan rezeki yang banyak, Pak Ganjar tidak pernah bersyukur. Sebagai orang Islam, ia pun tidak pernah melaksanakan salat. Pak Ganjar termasuk orang yang…” demikian bunyi soal di dalam buku itu.

Juga ada soal yang menyebutkan jika setiap Idul Adha, Ganjar tidak pernah berkurban.

Berkurban, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pakai 5.000 besek untuk bungkus daging kurban. Gus Wahid
Berkurban, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pakai 5.000 besek untuk bungkus daging kurban. Gus Wahid

Tanggapan serupa juga datang dari Ketua Umum Seknas Jokowi Jawa Tengah, Bambang Mugiarto atau yang biasa akrab disapa dengan BM itu meminta Penerbit Tiga Serangkai (TS) harus bertanggung jawab.

Ketum Seknas Jokowi Jateng Bambang Mugiarto (BM). Facebook

Karena ada potensi keresahan di dalam masyarakat akibat beredarnya konten tersebut.

“Ini berbahaya, saya mencium ada nuansa politik praktis dalam materi buku,” katanya.

Mengarah Pada Doktrin Politik Kepada Peserta Didik

Meskipun tidak secara ekspilisit menyebut nama Ganjar Pranowo, tetapi soal seperti ini berpotensi menggiring tafsir kepada siswa bahwa nama Ganjar identik dengan Gubernur Jawa Tengah.

“Saya kira, ada potensi keresahan dimasyarakat akibat beredarnya konten soal tersebut,” imbuhnya.

Oleh sebab itu menurut BM, untuk mencegah keresahan di tengah masyarajat, pihak kepolisian juga diharapkan peran aktifnya dengan memanggil pihak Tiga Serangkai (TS), agar mengklarifikasi soal konten pertanyaan di dalam soal itu.

“Supaya jelas dan diketahui apa maksud dari konten soal yang menyebut nama “Ganjar” itu, ini masalah serius,” tegasnya.

Kita ketahui bahwa soal-soal seperti itu dinilai membahayakna fikiran anak didik.

“Ini berarti, sama dengan membahayakan nasib negara, seharusnya penerbit Tiga Serangkai belajar dari kasus sebelumnya, mereka pernah juga diprotes keras oleh KPAI karena buku berbau onani atau masturbasi. Jika terus melakukan kesalahan, jangan salahkan jika masyarakat bertindak,” jelasnya.

Buku Aku Berani Tidur Sendiri dari Tiga Serangkai yang memuat hal masturbasi atau onani.

BM juga meminta, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) untuk segera merespon kasus ini.

Menurutnya, penerbit sebagai anggota terikat untuk menangani keluhan dari konsumen baik secara tertulis maupun lisan.

“Setau saya ada kode etik yang mengikat bagi penerbit, sebagai anggota IKAPI, penerbit harus menghargai dan peduli terhadap kepentingan lingkungan dan sosial dimasyarakat,” pungkasnya.


Photo Credit: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jateng Gus Yasin saat melakukan sholat Jumat di Gradhika Bakti Praja Semarang, Jumat (05/06/2020). FILE/Dok/Jateng Gov

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?