Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca PM Finlandia Sanna Marin Tuai Cemoohan Dari Menteri Estonia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

PM Finlandia Sanna Marin Tuai Cemoohan Dari Menteri Estonia

Hanna Iffah Jumat, 20 Desember 2019 | 08:20 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit : Perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin. Laura Kotila/Finnish Government
Bagikan

Telegraf, Estonia – Menteri Dalam Negeri Estonia, Mart Helme, dilaporkan menjuluki Perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin (34), sebagai seorang perempuan penjaja. Hal itu menyebabkan Presiden Estonia, Kersti Kaljulaid, meminta maaf kepada Presiden Finlandia, Sauli Niinistö, atas kelakuan anggota kabinet negaranya.

Seperti dikutip dari CNN, pada Rabu (18/12/19), ucapan itu dilontarkan oleh Helme dalam wawancara dengan stasiun radio Partai EKRE pada Minggu pekan lalu.

“Kini kita bisa lihat bagaimana seorang perempuan penjaja menjadi Perdana Menteri, dan sejumlah aktivis jalanan serta orang-orang yang tidak berpendidikan masuk dalam kabinet,” kata Helme.

Helme yang menganut politik sayap kanan membantah pernyataannya bertujuan mencemooh Marin.

“Maksud kalimat saya tentang Perdana Menteri Finlandia, yang menurut kalian bermakna merendahkan, sebenarnya justru sebagai pujian dan pengakuan bahwa ada seseorang yang berasal dari orang biasa dan menduduki puncak jabatan di dunia politik,” kata Helme.

Akibat ucapannya, Kaljulaid dan Perdana Menteri Estonia, Jüri Ratas, membahas masalah itu. Menurut kepala biro pers Kantor Kepresidenan Estonia, Mailin Aasmae, Kaljulaid mengusulkan supaya Helme dicopot dari jabatannya.

Alhasil, Parlemen Estonia menggelar pemungutan suara terkait Mosi Tidak Percaya terhadap Helme pada Selasa kemarin. Beruntung sebagian besar anggota legislatif memilih mempertahankannya di dalam kabinet.

Sebelum menjadi Menteri Dalam Negeri, Helme pernah menjabat sebagai Duta Besar Estonia untuk Rusia. Dia memang dikenal karena komentarnya yang tajam.

Menanggapi hal itu, Marin menyatakan bangga dengan negaranya.

“Saya sangat bangga dengan Finlandia. Di sini anak-anak dari keluarga miskin bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan bisa mencapai tujuan mereka dan bahkan menjadi Perdana Menteri,” cuit Marin melalui akun Twitter.

Marin yang memimpin Partai Sosial Demokrat Finlandia memang kerap mengulas masa kecilnya yang berasal dari keluarga miskin. Dia juga mengakui pernah bekerja menjadi kasir sebelum kuliah.

Marin menjadi perdana menteri termuda di Dunia setelah menggantikan Antti Rinne. Lima partai politik terbesar di Finlandia dipimpin oleh perempuan yang rata-rata berusia 30-an tahun. (Red)


Photo Credit : Perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin. Laura Kotila/Finnish Government

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?