Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ketika Dua Pemimpin Korea Melangkah Bersama
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

Ketika Dua Pemimpin Korea Melangkah Bersama

Telegrafi Sabtu, 28 April 2018 | 13:48 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
AP Photo
Bagikan

Telegraf, Panmunjom – Ada yang menarik saat dua pemimpin Korea bertemu, Jumat (27/04/18) pagi. Dalam video yang dirilis China Global Television Network (CGTN) via Twitter, terlihat Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un mengajak koleganya Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in untuk menjejakkan kakinya di wilayah Korea Utara.

Ajakan Kim dilakukan setelah dirinya disambut jabat tangan hangat oleh Moon saat keduanya bertemu untuk pertama kalinya di perbatasan zona demiliterisasi di wilayah Panmunjom, Korea Selatan. Setelah tiba di zona demiliterisasi, Kim tampak bergegas menemui koleganya. Kim berhenti di wilayah Korea Utara, sedangkan Moon berada di wilayah Korea Selatan. Keduanya hanya terpisah jarak sekitar 50 sentimeter dengan batas setinggi kurang dari 10 sentimeter.

Mereka pun langsung berjabat tangan dan berbincang, tetapi tetap berpijak di wilayah masing-masing. Moon kemudian mengajak Kim menjejakkan kakinya di wilayah Korea Selatan. Keduanya berkenan difoto dari dua arah, yakni menghadap wilayah Korea Utara, lalu menghadap wilayah Korea Selatan. Setelah itu, Moon mengajak Kim melanjutkan perjalanan menuju wilayah Korea Selatan.

Image result for jong un and moon jae -in

Pada momentum itulah, Kim mengajak Moon berbalik untuk menjejakkan kakinya di wilayah Korea Utara. Ajakan itu disambut Moon dan keduanya berjalan bersama dengan bergandengan tangan menuju wilayah Korea Utara di perbatasan kedua negara.

Setelah menjejakkan kaki di Korea Utara, keduanya kembali berjabat tangan, lalu kembali melangkah ke wilayah Korea Selatan untuk melanjutkan pertemuan.

Pertemuan dua pemimpin Korea sebenarnya bukan baru berlangsung kali ini saja. Sebelumnya telah terjadi dua kali pertemuan antara pemimpin kedua negara.

Pertemuan pertama dua pemimpin Korea terjadi pada 13-15 Juni 2000 di Pyongyang, Korea Utara. Saat itu, Presiden Korea Selatan Kim Dae-jung menemui Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-il. Pertemuan itu merupakan pertemuan pertama dua pemimpin Korea setelah Perang Korea pada 1950 sampai 1953.

Pertemuan kedua juga berlangsung di Pyongyang pada 2-4 Oktober 2007. Ketika itu, Presiden Roh Moo-hyun menemui Kim Jong-il.

Rekonsiliasi Hubungan Setelah Perang Korea Berakhir

Perang Korea yang berlangsung sejak 1950 telah usai. Dalam Deklarasi Perdamaian, Kesejahteraan dan Persatuan Panmunjom, Korea Utara dan Korea Selatan sepakat untuk menciptakan perdamaian dan melakukan denuklirisasi.

Pemimpin Korut Kim Jong-un mengatakan semenanjung Korea akan kembali bersatu menjadi satu negara. sementara Presiden Korsel, Moon Jae-in, mengatakan, “Perang di Semenanjung Korea sudah selesai”.

Perjanjian damai ini merupakan kabar gembira, meskipun detail menuju perdamaian belum jelas. Apa yang Korut harapkan jika mereka mereka melucuti program nuklir? Perjanjian damai juga harus melibatkan Tiongkok dan AS yang ikut ambil andil dalam perang Korea.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan lewat Twitter, “Hal-hal baik sedang terjadi, tetapi hanya waktu yang bisa menjawab”. Dia juga men-tweet, “Perang Korea Akan Berakhir”.

Kedua pemimpin Korea juga melakukan penanaman pohon sebagai simbol perdamaian. Presiden Moon juga sempat melewati perbatasan ke wilayah Korea Utara. Menurut keterangan pihak Korsel, apa yang dilakukan Moon tidak ada dalam protokol.

Perang Korea Sudah Selesai

Kedua pemimpin juga berbincang-bincang santai. Presiden Moon mengatakan ingin mengunjungi Korea Utara tetapi Kim Jong-un, merendah dengan mengatakan bahwa kondisi jalan di negaranya tidak sebagus di Korsel. Kim juga mengatakan bahwa atlet Korut terkesima dengan infrastruktur Korsel saat mengikuti Olimpiade Musim Dingin Februari lalu. Yoon Young-chan, juru bicara Moon, mengatakan bahwa sangat langka, seorang pemimpin Korut mengakui kekurangan negaranya.

Kim juga meminta maaf karena telah mengganggu waktu tidur Moon dengan tes nuklir, sehingga Moon harus rapat dengan Dewan Keamanan Nasional.

“Saya dengar tidur Anda sering terganggu karena kami. Bangun pagi pasti sudah menjadi kebiasaan Anda. Saya berjanji, pagi Anda tidak akan lagi terganggu,” kata Kim.

Moon menjawab, “Sekarang saya bisa tidur dengan tenang”.

Pascapertemuan ini, Kim dijadwalkan akan bertemu Trump sekitar bulan Mei-Juni. Trump, yang beberapa bulan lalu hampir menyatakan perang dengan Korut, kini bisa dicalonkan sebagai penerima Nobel Perdamaian. (Red)


Photo Credit : Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in bertemu dan keduanya menjejakkan kakinya melangkah bersama Korea Utara. | AP Photo

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?