Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Cak Nun Nilai Surabaya Sebagai Gambaran Sebuah Bangsa Yang Bahagia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Entertainment

Cak Nun Nilai Surabaya Sebagai Gambaran Sebuah Bangsa Yang Bahagia

Telegrafi Sabtu, 22 Juli 2017 | 02:47 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
PATI, 15/12 - PENGGALANGAN DANA. Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun saat memberikan ceramah pada pengajian akhir tahun di Masjid Agung Pati, Jateng, Rabu (14/12) malam. Pengajian yang bertajuk lingkungan hidup tersebut sekaligus menjadi sarana penggalangan dana untuk membantu para korban banjir bandang yang terjadi di Pati beberapa waktu yang lalu. Hasil pengumpulan dana mencapai sekitar 191 juta. FOTO ANTARA/ Andreas Fitri Atmoko/tom/Koz/mes/11.
Bagikan

Telegraf, Surabaya – Budayawan Emha Ainun Nadjib atau akrab disapa Cak Nun menyebut sebuah bangsa yang bahagia bisa dilihat dari Surabaya karena memiliki Bonek (Bondo Nekat) atau sebutan untuk pendukung Persebaya.

“Dari Surabaya inilah bisa melihat bangsa yang bahagia karena memiliki bonek-bonek yang tangguh,” ujarnya di sela menjadi pembicara “Halalbihalal Arek Suroboyo” yang digelar Yayasan Kalimasadha Nusantara (YKN) di SHW Center di Surabaya, Rabu malam.

Menurut dia, banyaknya bonek di Surabaya membuat warganya bahagia karena meski tak memiliki uang, namun tetap mampu bertahan hidup.

“Kalau di sini, meski tidak punya uang, dia tetap bisa rabi (nikah),” ucap suami dari artis Novia Kolopaking tersebut.

Pada kesempatan sama, Cak Nun juga menyoroti kondisi bangsa Indonesia yang saat ini dinilainya sedang dalam situasi tidak seimbang dalam beberapa hal, seperti ketidakseimbangan berpikir, ketidakseimbangan manajamen dan lainnya.

Namun, di hadapan ribuan jamaahnya yang hadir dan mendengarkannya hingga tengah malam, Cak Nun tetap berharap seluruh elemen bangsa tidak putus asa dengan kondisi tersebut.

“Justru harus berpikir bagaimana cara berpikir yang dasar tujuannya adalah mencari keseimbangan, karena itulah hidup,” kata budayawan kelahiran Jombang tersebut.

Sementara itu, di tempat sama Pembina Yayasan Kalimasadha Nusantara Sigid Haryo Wibisono menyampaikan jalinan silaturahim yang dibangun, terutama rakyat Jatim, diharapkan bisa memperkuat pencerahan masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga :  Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

“Intinya, kegiatan ini digelar agar kehidupan berbangsa dan bernegara semakin harmonis serta tidak terganggu oleh perbedaan umat,” kata Sigid. (Red)

Photo Credit : Antara/Andreas Fitri Atmoko


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Film Ikatan Darah
Entertainment

Ikatan Darah (2026): Film Action Brutal Indonesia, Saat Kamera Ikut Berantem di Layar Lebar

Waktu Baca 3 Menit
Entertainment

Begini Kronologi Kematian Selebgram Lula Lahfah di Apartemennya di Jaksel

Waktu Baca 3 Menit
Entertainment

Blackpink Kembali Bersatu Garap Syuting Video Musik Baru

Waktu Baca 2 Menit
Entertainment

Kecelakaan Motor, Aktor Gary Iskak Meninggal di Usia 52 Tahun di Bintaro

Waktu Baca 3 Menit
Tiara Lupita Ayu Hermanto
Entertainment

Tiara Lupita Ayu, Perempuan Penyulam Reputasi di Industri Musik

Waktu Baca 8 Menit
Entertainment

Identitas Wonosobo Hadir Dalam Pementasan Tari Wayang Bundeng Gepuk

Waktu Baca 3 Menit
Entertainment

Permata Warokka: Saya Bukan Istri Fariz RM, Kami Pernah Saling Mendukung Secara Profesional

Waktu Baca 3 Menit
Entertainment

Mantan Tim Manajemen Beri Dukungan Moril untuk Fariz RM di Sidang Tuntutan Kasus Narkoba

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?