Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Film Kartini Coba Untuk Dongkrak Kembali Industri Film Nasional
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Entertainment

Film Kartini Coba Untuk Dongkrak Kembali Industri Film Nasional

Telegrafi Selasa, 11 April 2017 | 08:38 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Sepanjang April 2017, Galeri Indonesia Kaya menyelenggarakan beragam kegiatan yang menghibur dengan tema wanita yang ditampilkan oleh para pelaku seni. Hari ini, Legacy Pictures dan PT Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo) meluncurkan buku: Di Balik Layar Film Kartini di Auditorium Galeri Indonesia Kaya.

Buku Di Balik Layar Film Kartini ini berisi cerita-cerita seru yang terjadi di lokasi syuting film Kartini yang akan dirilis di bioskop nasional serentak pada April 2017. Film drama biopik ini mengisahkan Kartini dalam usahanya memperjuangkan hak perempuan dan kesetaraan kaum miskin serta pendidikan. Film yang memotret kehidupan sang pejuang wanita sejak awal masa hidupnya ini disutradari oleh Hanung Bramantyo dan Robert Ronny sebagai produser.

Cerita-cerita seru ini juga dilengkapi foto-foto eksklusif para pemain, seperti Dian Sastrowardoyo, Acha Septriasa, Ayushita, Christine Hakim, Deddy Soetomo, Djenar Maesa Ayu, Nova Eliza, Adinia Wirasti, Reza Rahadian, Denny Sumargo, dan lainnya. Semua foto adalah karya Umar Setyadi dan segala materi untuk buku Di Balik Layar Film Kartini ini diedit dan dikurasi oleh tim Legacy Pictures.

“Peluncuran buku Di Balik Layar Film Kartini ini menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan menjelang diluncurkannya film Kartini pada 19 April mendatang. Buku ini menjadi gerbang awal bagi para pecinta film Indonesia yang sudah tidak sabar menantikan film ini di bioskop.

Beragam cerita selama proses produksi film ini dan hal-hal lain yang terjadi di belakang layar dan belum pernah diungkapkan ke publik dapat dibaca dalam buku ini sehingga buku ini juga patut untuk menjadi koleksi,” ujar Robert, produser film Kartini.

Baca Juga :  Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Peluncuran buku Di Balik Layar Film Kartini ini berisi pembacaan penggalan surat Kartini oleh beberapa pemain film Kartini, tokoh perempuan Indonesia, dan penulis perempuan Indonesia, seperti Acha Septriasa, Gita Gutawa, Ayu Dyah Pasha, dan Christine Hakim.

Kegiatan berdurasi sekitar 2 jam ini dibuka dengan segmen pertama Cita-cita yang diisi dengan pembacaan surat Kartini oleh Gita Gutawa yang juga mengisi soundtrack film Kartini bersama Melly Goeslaw. Segmen kedua Perjalanan Menuju Cita diisi dengan pembacaan surat oleh Acha Septriasa dan Ayu Dyah Pasha dan ditutup dengan segmen Pencapaian dan Harapan dimana pembacaan surat dilakukan oleh Christine Hakim.

“Kartini merupakan salah satu tokoh perempuan dalam sejarah Indonesia yang berjuang untuk kesetaraan hak perempuan dan kaum marjinal dalam pendidikan. Perjuangan Kartini ini menjadi bekal dan cermin dalam mengambil sikap dan kebijakan bagi generasi muda untuk membangun masa depan yang penuh dengan semangat kebangsaan. Film Kartini ini menjadi bahan belajar alternatif untuk mengetahui lebih dekat tentang sosok Kartini, perjuangan dan pemikirannya,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Robert Ronny menambahkan, hadirnya film Kartini ini dapat kembali mengangkat insdustri film nasional yang belakangan sempat redup pamornya dengan banyak jumlah film luar yang tayang dan menarik minat penonton. (Red)

Photo Credit : Ist. Photo


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Film Ikatan Darah
Entertainment

Ikatan Darah (2026): Film Action Brutal Indonesia, Saat Kamera Ikut Berantem di Layar Lebar

Waktu Baca 3 Menit
Entertainment

Begini Kronologi Kematian Selebgram Lula Lahfah di Apartemennya di Jaksel

Waktu Baca 3 Menit
Entertainment

Blackpink Kembali Bersatu Garap Syuting Video Musik Baru

Waktu Baca 2 Menit
Entertainment

Kecelakaan Motor, Aktor Gary Iskak Meninggal di Usia 52 Tahun di Bintaro

Waktu Baca 3 Menit
Tiara Lupita Ayu Hermanto
Entertainment

Tiara Lupita Ayu, Perempuan Penyulam Reputasi di Industri Musik

Waktu Baca 8 Menit
Entertainment

Identitas Wonosobo Hadir Dalam Pementasan Tari Wayang Bundeng Gepuk

Waktu Baca 3 Menit
Entertainment

Permata Warokka: Saya Bukan Istri Fariz RM, Kami Pernah Saling Mendukung Secara Profesional

Waktu Baca 3 Menit
Entertainment

Mantan Tim Manajemen Beri Dukungan Moril untuk Fariz RM di Sidang Tuntutan Kasus Narkoba

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?