Widuri Pelajari Bahasa Tuna Wicara Satu Bulan Untuk Memerankan Tokoh Rintik di Film Buku Harianku

"Gampang sih semuanya tapi belajar diawal yang sulit"

Widuri Pelajari Bahasa Tuna Wicara Satu Bulan Untuk Memerankan Tokoh Rintik di Film Buku Harianku

Telegraf, Jakarta – Widuri Putri Sasono anak dari pasangan Dwi Sasono dan Widi Mulia (salah satu personil Be3) perankan tokoh Rintik anak yang berkebutuhan khusus dalam film petualangan anak yang berjudul Buku Harianku.

“Untuk belajarnya aku dengan guru di lokasi shooting, kira kira sebulan, jadi cukup gampang,” ungkap Widuri usai konfrensi pers di Jakarta, Selasa (4/2).

Widuri mengungkapkan tidak ada kesulitan dalam memerankan Rintik, “gampang sih semuanya tapi belajar diawal yang sulit,” tuturnya.

Rintik adalah anak yang berkebutuhan khusus yaitu tuna wicara, yang di proteksi oleh kedua orang tuanya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di salah satu rumah seorang pensiunan tentara. Suatu hari Rintik bertemu dengan cucu dari majikan kedua orangtuanya Kila (Kila Putri Alam) yang bertandang ke rumah kakenya Slamet Rahardjo yang memerankan Kake Prapto.

Kila di film tersebut sebagai pemeran utama, yang mewarisi buku harian kakenya bukan saja Kila dan Rintik, di rumah kakenya kila bertemu beberapa teman yang akhirnya menjadi satu gank.

Di sini Angling Sagaran sebagai sutradara menjelaskan tidak saja berisi drama keluarga, tetapi petualangan persahabatan, keberanin dan tanggungjawab serta cinta keluarga dan cinta tanah air mewarnai jalannya cerita.

“Film buku harianku bukan saja drama keluarga tetapi di kombinasikan dengan unsur unaur musikal,” beber Angling.

Selain Slamet Rahardjo, juga menampilkan Dwi Sasono yang memerankan Arya Winoyo (Ayah Kila), dan Widi Mulia sebagai Riska (Ibu Kila) keduanya dinobatkan sebagai anak dan menantu kake Prapto dalam film “Buku Harianku” (Red)


Photo credit : Dwi Sasono,  Widi Mulia, Kila, Widuri dan Wina Marrino  di sela sela Konfrensi Pers terkait teaser film Buku Harianku, di Jakarta, Selasa (4/2)/TELEGRAF


Atti K.