Vokalis Linkin Park Chester Bennington Tewas di Usia 41 Tahun

Vokalis Linkin Park Chester Bennington Tewas di Usia 41 Tahun

"Sesaat setelah pukul 9 pagi, kami diberi tahu oleh aparat penegak hukum tentang terjadinya kematian di Palos Verdes Estates,"

Vokalis Linkin Park Chester Bennington Tewas di Usia 41 Tahun


Telegraf, New York – Chester Bennington, frontman dan vokalis utama Linkin Park ditemukan tewas gantung diri pada Kamis (20/07/2017) pagi waktu setempat, demikian seperti yang dilansir oleh Associated Press.

“Sesaat setelah pukul 9 pagi, kami diberi tahu oleh aparat penegak hukum tentang terjadinya kematian di Palos Verdes Estates,” ujar Brian Elias, kepala operasi Departemen Pemeriksa Medis Daerah Los Angeles. “Kami merespons kejadian tersebut dan sayangnya memang benar bahwa Bapak Chester Bennington telah meninggal dunia di tempat kejadian.”

Elias menambahkan bahwa departemen koroner saat ini tengah melakukan penyelidikan atas kematian tersebut dan akan lebih banyak merilis informasi pada Kamis sore.

“Terkejut dan patah hati, tapi memang benar adanya,” kata vokalis Linkin Park, Mike Shinoda, rekan seband Bennington, via Twitter. “Pernyataan resmi akan keluar begitu kami memilikinya.”

Banyak penggemar, rekan sebaya, dan kolaborator dalam dunia musik dan hiburan yang menyatakan bela sungkawa mereka sekaligus berbagi kenangan akan sang vokalis tersebut di media sosial, termasuk di antaranya Rihanna, Hayley Williams dari Paramore, Chance the Rapper, Dwayne “The Rock” Johnson, Ryan Adams, Pusha T dan Jimmy Kimmel. Yang lainnya, seperti vokalis Thursday, Geoff Rickly dan Best Coast, Bethany Cosentino, juga berbicara tentang pentingnya menangani masalah kesehatan mental.

“Chester Bennington adalah seorang seniman dengan bakat dan karisma yang luar biasa, dan manusia yang memiliki hati dan jiwa yang penuh perhatian,” kata CEO Warner Brothers Records Cameron Strang dalam sebuah pernyataan. “Hati dan doa kami bersama keluarganya yang baik, rekan-rekan sebandnya dan teman-temannya yang lain. Kita semua di WBR bergabung dengan jutaan penggemar yang berduka di seluruh dunia untuk mengatakan: Kami mencintaimu Chester dan Anda akan selamanya dirindukan.”

Vokal Bennington yang menjerit dan emosional memberi umpan balik yang bagus kepada rekan sebandnya rapper Mike Shinoda dalam berbagai hits nu-metal grup ini seperti “In the End” dan “One Step Closer.” Ia sempat menyanyikan lagu bermelodi pop pada single terbaru mereka “Heavy,” yang menampilkan penyanyi Kiiara dan sukses menembus tangga lagu Billboard pada posisi Nomor Dua di Hot Rock Songs dan Nomor 11 pada Top 40. Selain bergabung dengan Linkin Park, dia juga sempat menjadi vokalis Stone Temple Pilots dalam kurun waktu 2013 dan 2015 serta memiliki dua band proyek sampingan Dead by Sunrise dan supergroup Kings of Chaos.

Linkin Park menjadi sangat populer ketika mereka merilis album debut Hybrid Theory, pada tahun 2000. Perpaduan antara musik rap, metal dan elektronik sukses membawa album ini menembus posisi Nomor Dua di Billboard, dan RIAA (asosiasi industri rekaman AS) kemudian menganugerahkan sertifikasi berlian yang menandakan penjualan album lebih dari 10 juta kopi. Kecuali album The Hunting Party rilisan 2014, yang memulai debutnya pada Nomor Tiga, masing-masing rilisan Linkin Park selalu sukses bercokol pada posisi Nomor Satu di tangga album Billboard.

Selama bertahun-tahun, mereka telah membuktikan diri sebagai band yang amat fleksibel, terkadang fokus pada musik elektronik atau hard rock, namun pernah bekerja sama juga dengan Jay-Z di album mini berstatus platinum Collision Course pada 2004 dan Steve Aoki di remix A Light that Never Comes pada 2014. Album terbaru mereka, One More Light, rilis pada Mei silam. Linkin Park hingga kini telah memenangkan dua penghargaan Grammy.