Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Tuntut Hak Tanah ke Pemda DKI, Warga Lakukan Aksi Kubur Diri
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Regional

Tuntut Hak Tanah ke Pemda DKI, Warga Lakukan Aksi Kubur Diri

Telegrafi Minggu, 25 Agustus 2019 | 01:22 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Tuntut keadilan sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Tanah Untuk Rakyat bersama Lembaga Kebangunan Jakarta dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi kubur diri di kawasan Taman Kayu Mas Raya, Pulogadung, Jakarta Timur. Aksi kubur diri tersebut dilakukan oleh warga bertujuan untuk menuntut keadilan akan Hak Tanah yang belum mereka dapatkan.

“Kami menuntut agar sengketa tanah antara warga dengan badan pertanahan DKI Jakarta supaya segera diselesaikan, maka kami pun kembali menuntut kasus sengketa tanah yang sudah lama dan tak kunjung selesai ini,” kata salah satu warga pelaku aksi, Jum’at (23/08/19).

Menurut para peserta aksi  menjelaskan bahwa saat ini rakyat Indonesia belum memiliki tanah untuk alat reproduksi.
Seperti kita ketahui pada era pemerintahan presiden Soekarno telah mengeluarkan UU No. 5 tahun 1960 tentang pokok-pokok agraria untuk upaya cita-cita Indonesia yang berdaulat adil dan makmur, UU tersebut bertumpu pada registrasi, pencatatan dan pemetaan bidang agraria serta redistribusi guna membangun keadilan sosial atas kepemilikan lahan bagi rakyat Indonesia. Namun pada hari ini dinilai bahwa pelaksanakan redistribusi tanah oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta tersebut dianggap telah gagal melaksanakan amanat tersebut.

Pemprov DKI Jakarta dinilai tidak mendukung amanat Undang Undang Pokok Agraria No. 5 tahun 1960 dengan menerbitkan perangkat hukum Satuan Perangkat Pemda tahun 2018, yang terkesan birokratis dan bertele-tele  membuat masyarakat sulit dalam mengurus tahapan pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL).

Adapun dalam aksi tersebut warga menuntut kepada BPN Jakarta Timur agar segera melakukan proses pengukuran tanah milik mereka dan melawan hegemoni mafia tanah di daerah mereka, warga meminta agar secepatnya sengketa tanah tersebut agar segera diselesaikan sesuai aturan perundangan.

Bersama dalam aksi tersebut puluhan warga akan terus mempertahankan hak tanahnya yang sudah lama ia tempati. Pasalnya, warga telah menduduki lahan tersebut sudah puluhan tahun dan turun temurun, oleh karena itu mereka pun menuntut akan adanya proses sertifikasi tanah mereka agar bisa diterbitkan sertifikat kepemilikannya secara legal dan sah atas dasar untuk memperoleh keadilan hak tanah. (Red)


Photo Credit : Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Tanah Untuk Rakyat melakukan aksi kubur diri di kawasan Taman Kayu Mas Raya, Pulogadung, Jaktim. Aksi kubur diri tersebut bertujuan untuk menuntut Keadilan Hak Tanah. FILE/DOK/Andrey Gromico

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Regional

Kepemimpinan Perempuan Jadi Sorotan di Dialog Nasional: Dari Akar Rumput hingga Resiliensi Bangsa

Waktu Baca 4 Menit
Foto : Suasana festival Sundown Markette 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Event yang digelar 370 Agency bersama Inspira Global Karya ini menjadi ruang kolaborasi bagi UMKM, komunitas, dan brand lokal dalam meramaikan kegiatan Ramadan di ibu kota. (doc.Ist)
Regional

Sundown Markette 2026 Berakhir Besok, Festival Ramadan 22 Hari di GBK Catat Antusiasme Ribuan Pengunjung

Waktu Baca 6 Menit
Regional

Kupas Jaran Kepang Temanggung, Agus Gondrong Ditunggu Tropi Abyakta Pada Puncak HPN 2026

Waktu Baca 2 Menit
DPO Agusrin
Regional

Kasus DPO Agusrin Ternyata Isu Lama yang Terangkat Ulang: Penyidikan Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Waktu Baca 4 Menit
Mendagri Instruksikan Siskamling, IPDN Lakukan Monitoring di Palembang
Regional

IPDN Pantau Siskamling Palembang, Tindaklanjuti 11 Arahan Mendagri

Waktu Baca 2 Menit
Diton Fest 2025 festival musik Jakarta
Regional

Line-up Lengkap Diton Fest 2025, Ada NTRL dan Endank Soekamti

Waktu Baca 7 Menit
Masjid Jami Al Akhyar Sukabumi Utara
Regional

Dik Doank dan Semangat Anak Negeri: Festival Gema Kemerdekaan Islami TPQ Al Akhyar

Waktu Baca 7 Menit
Regional

Terinspirasi dari Sistem Tulang, Dosen UNU Jogja Kembangkan Komposit Lunak-Keras

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?