TTI Jaga Harga Bahan Pangan Pokok dan Potong Rantai Distribusi

“belanja nyaman sehar dan hemat, hemat dalam arti harganya sesuai harga acuan pemerintah”

TTI Jaga Harga Bahan Pangan Pokok dan Potong Rantai Distribusi


Telegraf, Jakarta – Memotong ratai distribusi yang selama ini menjadi momok harga kebutuhan pokok di hari hari besar keagamaan sehingga melambungnya harga adalah cara Kementrian Pertanian (Kementan) melalui Toko Tani Indonesia (TTI) dalam menyetabilkan harga bahan pangan pokok.

TTI yang sudah berjalan sudah ada kurang lebih 2 tahun ini masih belum di kenal masyarakat luas, untuk itu kementan masih terus sosialisasi dan memberikan harga harga yang cukup murah sesuai harga yang ditetapkan.

Seperti yang di lakukan Kementan melalui TTI Center (TTIC) yang berada dijalan raya pasar minggu mengadakan senam bersama setiap minggunya untuk lebih mensosialisasikan TTI “belanja nyaman sehar dan hemat, hemat dalam arti harganya sesuai harga acuan pemerintah,” ungkap Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi usai melakukan senam bersama Minggu (15/10/17).

Agung Hendriadi mengatakan hingga Oktober 2017 transaksi seluruh TTI sudah mencapai Rp103.739 miliar, untuk transaksi di TTIC Seperti di Jakarta, Banten, Palembang, Medan, Lampung, dan Makasar sebesar Rp34.266 miliar sementara untuk TTI seluruh Indonesia mencapai Rp64.473 miliar.

“Sampai dengan hari ini pemerintah sudah membangun 2.839 TTI yang tersebar di seluruh Indonesia, khusus untuk di Jabodetabek sudah ada sekitar 1.113 TTI, tidak hanya TTI yang dibangun tetapi pemerintah juga membangun distribusi bahan yang akan di jual tadi dari Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) yang kita bina jadi pemerintah juga membina gapoktan gapoktan di Indonesia untuk menjamin pasokan bahan pangan pokok ke TTI,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kuartal II 2021 BTN Bukukan Laba Sebesar Rp920 miliar

Agung Hendriadi Kedepan TTIC aktifitas penjualan retail terus akan dilakukan, dan ini sebagai upaya kita untuk lebih mensosialisasikan bahwa ada kehadiran tti di seluruh Indonesia tetapi kedepan TTIC akan menjadi pusat distribusi bahan pangan pokok yang mana TTIC sebagai Hap didalam menghubungkan produsen dan langsung ke TTI sebagai outlet akhir bahan pangan pokok.

Tercatat harga pangan yang berada di TTI sebagai berikut seperti beras Rp7.900/kg, cabai merah keriting Rp27.000/kg, bawang merah Rp18.000/kg, bawang putih Rp16.000/kg, gula pasir Rp12.000/kg, minyak goreng Rp11.000/liter, daging sapi Rp 75.000/kg, daging kerbau Rp 70.000/Kg, daging ayam Rp 30.000/kg, dan telur ayam Rp 19.500/kg, bukan hanya itu saja yang ada dalam outlet. (Red)

Credit Photo: Atti Kurnia/telegraf.co.id


 

Atti Kurnia

close