Tol Balikpapan-Samarinda Masih Terkendala Ijin dari KLHK

”Rakor akan dilakukan minggu ini"

Tol Balikpapan-Samarinda Masih Terkendala Ijin dari KLHK


Telegraf, Jakarta – Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Balikpapan hingga Samarinda yang mencapai 99,35 kilometer, sudah mencapai 100 persen, sementara untuk progress kontruksi masih terkendala di seksi II, yang ditargetkan selesai tahun depan.

Dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Direktur Proyek Sektor Jalan dan Jembatan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Max Antameng mengatakan untuk pembebasan lahannya sudah rampung 100 persen tetapi untuk kontruksi masih terkendala sedikit dikarenakan dalam ruas seksi 11 terdapat area tanam tumbuh sepanjang 16,5 kilometer yang mana ruas seksi II ini melintasi kawasan taman hutan raya (tahura), bukit Suharto sepanjang 24 kilometer.

Untuk memperoleh ijin untuk trase seksi II, harus melalui rapat koordinasi yang akan di lakukan dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang juga sebagai anggota Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), ”Rakor akan dilakukan minggu ini,” ungkapnya Selasa (12/9/2017).

Proyek yang menelan dana sebesar Rp9.97 triliun ini terbagi 5 seksi antara lain Seksi I Balikpapan KM 13-Samboja sepanjang 22,03 kilometer tercatat mencapai progres konstruksi paling cepat, sudah mencapai 68,36 persen. Seksi II Samboja-Muara Jawa mencapai 16,53 persen, Seksi III Muara Jawa – Palaran mencapai 26,71 persen, Seksi IV Palaran – Samarinda mencapai 12,13 persen, dan Seksi V Balikpapan – Bandara Sepinggan sepanjang 11,09 kilometer mencapai 8,26 persen.

Ruas tol yang menghubungkan Balikpapan dan Samarinda ini diharapkan dapat mendorong pengembangan kawasan industri berbasis pertanian, batubara, migas dan sawit dikedua kota, begitu juga kawasan yang dilalui oleh jalan tol tersebut. (Red)

Credit photo : wikipedia


 

Atti Kurnia

close