TikTok Gelontorkan Rp2,9 Triliun Hanya Untuk Bayar Creator Konten

"Dipastikan ini bukan pertama kalinya TikTok membayar kreator untuk kontennya. Pada akhir Mei lalu, mereka meluncurkan Creative Learning Fund dengan dana sebesar 50 juta dolar AS (Rp7,3 triliun) untuk guru yang membuat konten di platform-nya."

TikTok Gelontorkan Rp2,9 Triliun Hanya Untuk Bayar Creator Konten

Mothercare Indonesia

TikTok bakal menggelontorkan dana sebesar 200 dolar AS (Amerika Serikat) atau sekitar Rp2,9 triliun untuk membayar kreator konten di platform-nya.

Dana itu dimaksudkan untuk mendukung kreator ambisius yang ingin mendapatkan uang tambahan dari aplikasi video pendek ini. Dilansir dari The Verge, Jumat (24/07/20), upaya ini menjadi yang pertama bagi TikTok untuk membayar kreator di TikTok bisa memonetisasi live stream yang mereka siarkan, tapi program baru ini akan membayar mereka langsung setelah membuat video.

Kreator akan menerima pembayaran secara reguler selama setahun ke depan, dan dana total yang ditetapkan TikTok akan terus meningkat setiap waktunya. Tapi TikTok tidak mengonfirmasi apakah mereka akan membatasi jumlah kreator yang menerima pendanaan ini.

Melalui TikTok Creator Fund, kreator kami akan bisa mendapatkan penghasilan tambahan yang mencerminkan waktu, perhatian dan dedikasi yang mereka berikan untuk terhubung secara kreatif dengan audiens yang terinspirasi oleh ide-ide mereka – kata General Manager TikTok Vanessa Papas dalam blog yang dirilis.

Namun, untuk bisa mengikuti program ini, kreator harus berusia 18 tahun ke atas, konsisten mengunggah video original ke TikTok dan membuat konten yang mengikuti panduan komunitas yang ada. Kreator juga harus memiliki followers dalam jumlah minimal tertentu, tapi TikTok tidak menjelaskan angka yang spesifik.

Kreator yang berbasis di AS bisa mulai mendaftar pada Agustus mendatang. Aplikasi buatan ByteDance ini mengatakan program ini akan diperluas secara global tapi mereka tidak mengatakan kapan ekspansi ini akan dilakukan.

Blibli.com
Baca Juga :   Tim Kajian UU ITE Akan Panggil Baiq Nuril Hingga Ahmad Dhani

Dipastikan ini bukan pertama kalinya TikTok membayar kreator untuk kontennya. Pada akhir Mei lalu, mereka meluncurkan Creative Learning Fund dengan dana sebesar 50 juta dolar AS (Rp7,3 triliun) untuk guru yang membuat konten di platform-nya.

Program ini diharapkan TikTok bisa membantu posisinya di mata regulator AS yang sedang berupaya untuk mencekal mereka. TikTok belakangan ini juga mengubah perusahaannya menjadi lebih Amerika-sentris dengan kampus di Los Angeles, memiliki CEO asal AS dan rencana untuk mempekerjakan 10.000 orang di AS.


Aris Maulana
Citibank PH Loans
H&M (Hennes & Mauritz) / CPS