Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca TikTok Gelontorkan Rp2,9 Triliun Hanya Untuk Bayar Creator Konten
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Technology

TikTok Gelontorkan Rp2,9 Triliun Hanya Untuk Bayar Creator Konten

Aris Maulana Jumat, 24 Juli 2020 | 15:46 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

TikTok bakal menggelontorkan dana sebesar 200 dolar AS (Amerika Serikat) atau sekitar Rp2,9 triliun untuk membayar kreator konten di platform-nya.

Dana itu dimaksudkan untuk mendukung kreator ambisius yang ingin mendapatkan uang tambahan dari aplikasi video pendek ini. Dilansir dari The Verge, Jumat (24/07/20), upaya ini menjadi yang pertama bagi TikTok untuk membayar kreator di TikTok bisa memonetisasi live stream yang mereka siarkan, tapi program baru ini akan membayar mereka langsung setelah membuat video.

Kreator akan menerima pembayaran secara reguler selama setahun ke depan, dan dana total yang ditetapkan TikTok akan terus meningkat setiap waktunya. Tapi TikTok tidak mengonfirmasi apakah mereka akan membatasi jumlah kreator yang menerima pendanaan ini.

Melalui TikTok Creator Fund, kreator kami akan bisa mendapatkan penghasilan tambahan yang mencerminkan waktu, perhatian dan dedikasi yang mereka berikan untuk terhubung secara kreatif dengan audiens yang terinspirasi oleh ide-ide mereka – kata General Manager TikTok Vanessa Papas dalam blog yang dirilis.

Namun, untuk bisa mengikuti program ini, kreator harus berusia 18 tahun ke atas, konsisten mengunggah video original ke TikTok dan membuat konten yang mengikuti panduan komunitas yang ada. Kreator juga harus memiliki followers dalam jumlah minimal tertentu, tapi TikTok tidak menjelaskan angka yang spesifik.

Kreator yang berbasis di AS bisa mulai mendaftar pada Agustus mendatang. Aplikasi buatan ByteDance ini mengatakan program ini akan diperluas secara global tapi mereka tidak mengatakan kapan ekspansi ini akan dilakukan.

Baca Juga :  Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Dipastikan ini bukan pertama kalinya TikTok membayar kreator untuk kontennya. Pada akhir Mei lalu, mereka meluncurkan Creative Learning Fund dengan dana sebesar 50 juta dolar AS (Rp7,3 triliun) untuk guru yang membuat konten di platform-nya.

Program ini diharapkan TikTok bisa membantu posisinya di mata regulator AS yang sedang berupaya untuk mencekal mereka. TikTok belakangan ini juga mengubah perusahaannya menjadi lebih Amerika-sentris dengan kampus di Los Angeles, memiliki CEO asal AS dan rencana untuk mempekerjakan 10.000 orang di AS.


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Illustration pencurian data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab bisa terjadi kapanpun. GETTY IMAGES/Thomas Trutschel
Technology

Hadapi Ancaman Siber, Elemen Bangsa Didorong Perkuat Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 3 Menit
Technology

Bijak Memanfaatkan Ruang Digital Tanpa Judi Online

Waktu Baca 3 Menit
Technology

Atitude Bijak di Dunia Digital Online dan Menjauhi Judi

Waktu Baca 2 Menit
eSIM XL PRIORITAS
Technology

eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern

Waktu Baca 4 Menit
Technology

10,8 Juta Rumah Ditargetkan Dapat Layanan Internet Murah Pada 2030

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Perbaikan BTS Dikebut Dorong Komunikasi Wilayah Bencana Pulih

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Usai Ledakan SMAN 72, Akses Game Online Akan Dibatasi Oleh Pemerintah?

Waktu Baca 5 Menit
Laptop Pertama Polytron
Technology

Polytron Umumkan Peluncuran Laptop Perdana 5 Agustus 2025

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?