Tampil Ala Pecinta Alam di Debat Cawapres, Ganjar-Mahfud: Ramah Lingkungan

"Hari ini kita sesuaikan, ada (bet) isu lingkungan,"

Oleh : A. Chandra S.

Telegraf – Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD kompak mengenakan pakaian senada di debat cawapres terakhir di Jakarta Convention Center, Minggu (21/01/2024). Keduanya tampil bak pecinta alam, menggunakan jenama fesyen lokal Sukkachitta.

Tampak Ganjar-Mahfud tampil mengenakan kemeja lengan panjang warna hijau dilengkapi scarf warna coklat. Selain itu, istri Ganjar, Siti Atikoh Suprianti juga mengenakan pakaian senada.

“Ada tim khusus yang menyiapkan. Tapi gara-gara saya pakai bomber kemarin (debat capres), idenya berkembang,” jelas Ganjar sebelum debat.

Capres usungan PDI Perjuangan, PPP, Perindo dan Hanura itu menuturkan, kemeja yang Ia dan Mahfud MD kenakan saat itu sesuai dengan tema debat. Yakni Pembangunan Berkelanjutan dan Lingkungan Hidup, Sumberdaya Alam dan Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat, dan Desa.

“Hari ini kita sesuaikan, ada (bet) isu lingkungan,” ucapnya.

Belakangan diketahui, kostum Ganjar-Mahfud merupakan rancangan fesyen lokal Sukkhacitta. Jenama tersebut berdiri sejak 2016 dan lekat dengan produk ramah lingkungan dan pemberdayaan perempuan.

Seluruh produknya dibuat menggunakan tanaman yang ditanam secara regeneratif dan limbah pertanian, serta diwarnai dengan pewarna alami. Selain itu, produk SukkhaCitta disebut 100 persen buatan tangan yang melibatkan perajin perempuan, terutama ibu-ibu di desa.

Seperti diketahui, Paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud selalu tampil berbeda di setiap Debat Pilpres 2024 dengan kostum tematik yang menarik. Seperti sebelumnya di debat Capres Minggu (9/01/2024) pekan lalu, Ganjar-Mahfud bikin heboh saat tampil dengan jaket bomber “Top Gan” pada debat ketiga yang mengangkat tema Pertahanan dan Keamanan.

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close