Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Stinger dan Stonic Varian Baru Dari KIA Untuk Gebrak Pasar Indonesia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Otomotif

Stinger dan Stonic Varian Baru Dari KIA Untuk Gebrak Pasar Indonesia

Telegrafi Sabtu, 9 Desember 2017 | 14:58 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – KIA Motor,  produsen otomotif asal Korea Selatan mulai menggeliat lagi. Setelah meluncurkan New Picanto beberapa waktu lalu, melalui ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek)-nya, PT KIA Motor Indonesia (KMI), perusahaan otomotif asal Korea itu  berencana meluncurkan tiga produk andalannya di pasar otomotif Tanah Air, yakni KIA New Picanto (Citiy Car), KIA Stinger (Sedan menengah) dan KIA Stonic (Crossover). Demikian keterangan Harry Yanto, GM Buisiness Development KMI.  “Kami berencana memasukkan Stinger ke Indonesia, tapi kami masih mempelajari kondisi pasar dan semuanya,” terangnya.

Baiki KIA Stinger  maupun Stonic bakal didatangkan secara utuh (CBU).  Dan, inilah yang menjadi kendala KMI  untuk segera memasarkan Stinger karena pajak sedan di Indonesia cukup tinggi, yakni 30%. Sementara untuk mobil lainnya seperti SUV dan MPV hanya 10%.

Meski masuk kategori sedan, KIA Stinger juga bisa dikelompokkan sebagai fastback, di mana  pintu bagasinya bisa dibuka layaknya mobil hatchback dengan kaca belakang yang turut terangkat bersama bibir bagasi.

Rencananya, KIA Stinger akan memiliki dua varian dengan mesin yang berbeda. Yang pertama menggunakan mesin  2.000 cc 4 silinder turbo 255 hp atau 3.300 cc V6 twin turbo 365 hp.  Mobil ini menggunakan  penggerak RWD yang dikawinkan dengan girboks 8 percepatan. Stinger  ini dibuat sebagai  mobil GT 5 pintu yang berkompetisi dengan Audi A5 Sportback dan BMW 4 Series Gran Coupe.

Sementara itu, KIA Stonic  yang merupakan mobil subcompact crossover  ini di Indonesia bakal bersiang dengan sekelas Nissan Juke,  Toyota C-HR dan  Honda HR-V.  Mobil ini memiliki 4 pilihan  mesin yakni : 1.000 cc turbo, 1.250 cc non-turbo, 1.400 cc non-turbo atau  1.600 cc diesel dengan pilihan transmisi manual kopling grand dan otomatis.

Kendati belum jales kapan kedua mobil tersebut akan diluncurkan di Indonesia, namun jalan KIA Stinger maupun Sonic terasa berat, mengingat dominasi  Honda HR-V yang sangat kuat di segmen ini.  Di kelas KIA Stinger, faktor harga akan mempengaruhi konsumen untuk meminang mobil ini. (Red)

Photo Credit : Kiaofmuncie.com


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Otomotif

Daihatsu Indonesia Terapkan Proses Produksi Ramah Lingkungan di Karawang

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

New Veloz Hybrid Produksi Lokal Kini Resmi Mengaspal

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

JETOUR T2 Siap Dibuka Untuk Pre-Booking di GJAW 2025

Waktu Baca 6 Menit
Otomotif

TAF Kenalkan Inovasi Digital Tukar Mobil di GIIAS 2025

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

Lyriq, SUV Listrik Cadillac Setir Kanan Pertama Kini Telah Hadir

Waktu Baca 3 Menit
Otomotif

BYD Tembus Rekor 426 Ribu Unit Penjualan Mobilnya di Dunia

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Kunjungi Gelaran IIMS 2024, Ganjar: Antusiasme Pasar Cukup Bagus

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Usung Konsep A Comfortable Living Space, NETA Perkenalkan SUV Listrik

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?