STIE Mulia Pratama Jalin MOU dengan Kampus di 2 Negara Eropa

STIE Mulia Pratama Jalin MOU dengan Kampus di 2 Negara Eropa

"STIE Mulia Pratama akan terus berupaya mengoptimalkan pelaksanaan berbagai kerjasama secara kelembagaan. Dengan adanya kerjasama ini nama STIE Mulia Pratama telah dikenal hingga Eropa. "Dan disana kami sudah menjalin kerjasama pendidikan."

STIE Mulia Pratama Jalin MOU dengan Kampus di 2 Negara Eropa


Telegraf, Bekasi – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mulia Pratama (STIE Mulia Pratama) Bekasi, Jawa Barat terus meningkatkan kualitas akademik dan mutu lulusannya. Kerjasama internasional terus dilakukan. Pada 2017 ini, kampus oranye kebanggaan warga Bekasi itu menandatangani MOU kerjasama internasional dengan perguruan tinggi di empat negara di Eropa sekaligus.

Kedua negara tersebut yaitu, Hungaria dan Kroasia. Sedikitnya tiga universitas yang menjalin kerjasama dalam waktu bersamaan. Tujuh diantaranya universitas di Hungaria dan Kroasia, selebihnya universitas di Eropa lainnya.

Kerjasama ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan resmi Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) ke Hongaria pada 15-17 Mei 2017.

Kehadiran pimpinan STIE Mulia Pratama bersama 19 kampus anggota APTISI di Hongaria utamanya untuk menghadiri Indonesia – Hungarian Rectors Conference 2017 yang diselenggarakan di Universitas Budapest Business School of Applied Sciences (BBS).

Selain menghadiri Konferensi Pimpinan Perguruan Tinggi, APTISI juga melakukan serangkaian pertemuan dengan mitra dari pihak Hongaria, antara lain Kementerian Luar Negeri, Kementerian Sumber Daya Manusia (SDM), dan Parlemen Hongaria.

Selain itu, bersama KBRI Budapest, STIE Mulia Pratama bersama delegasi APTISI berhasil melakukan serangkaian pertemuan penting dan menandatangani tiga MoU dengan berbagai universitas seperti: Universitas Budapest Business School of Applied Sciences (BBS), Budapest University of Technology and Economics (BME) dan Eszterhazy Karoly University dari kota Eger.

Tidak semata menjalin kerja sama dengan universitas, delegasi APTISI pada kunjungannya kali ini juga berhasil menandatangani “Letter of Intent” (LoI) dengan Pemerintah Daerah Propinsi Bekes, Hongaria, yang diwakili langsung Gubernur Bekes.

Ketua STIE Mulia Pratama Abadi Ika Setiawan mengatakan, kampusnya perlu terus menambah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi internasional untuk melihat dan mengambil peluang-peluang jaringan kampus dunia.

“Jika dimanfaatkan sebaik-baiknya, maka peluang tersebut akan memperkaya kualitas bagi kampus STIE Mulia Pratama, baik melalui kerja sama pertukaran pelajar maupun pertukaran pengajar antara Universitas kedua negara” tambahnya.

Seperti diketahui bahwa beberapa perguruan tinggi di Hungaria dan Kroasia ini termasuk perguruan tinggi tertua di dunia. Usianya sudah mencapai 200 tahunan. Sehingga telah banyak melahirkan peraih hadiah Nobel di berbagai bidang.

Selama di Hungaria dan Kroasia, delegasi Indonesia difasilitasi oleh Duta Besar Indonesia untuk kedua negara tersebut. Kunjungan ke Eropa Timur ini dilaksanakan kurang lebih 3 hari dari 15-17 Mei 2017. Setelah dari Budapest dan Zagreb Kroasia, kunjungan dilanjutkan ke Slovakia, Austria dan Swiss.

Fokus MOU nya diarahkan pada peningkatan kerjasama pertukaran mahasiswa dan dosen serta kerjasama riset di bidang perekonomian.

STIE Mulia Pratama akan terus berupaya mengoptimalkan pelaksanaan berbagai kerjasama secara kelembagaan. Dengan adanya kerjasama ini nama STIE Mulia Pratama telah dikenal hingga Eropa. “Dan disana kami sudah menjalin kerjasama pendidikan,” pungkas Abadi.

Hingga saat ini, Stipendium Hungaricum diberikan kepada 50 mahasiswa Indonesia per tahun untuk melanjutkan beasiswa S1, S2 dan S3. (Red)


Edo W.

close