Sinabung Kembali Erupsi, Warga Diimbau Tidak Masuk Zona Merah

Sinabung Kembali Erupsi, Warga Diimbau Tidak Masuk Zona Merah

"Warga harus selalu memakai masker untuk menjaga dampak dari hujan abu dan unsur lain setelah erupsi Gunung Sinabung,"

Sinabung Kembali Erupsi, Warga Diimbau Tidak Masuk Zona Merah


Telegraf – Setelah sempat reda selama beberapa hari, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali erupsidan memuntahkan awan abu panas ke langit saat terjadi letusan besar pada hari ini, Selasa (02/03/2021).

Erupsi Gunung Sinabung kali ini menyebabkan hujan abu yang menyelimuti dua kecamatan di sekitarnya.

Hujan abu mengguyur dua kecamatan di sekitar Gunung Sinabung.

“Dampak abu ke dua kecamatan yakni Kecamatan Tiganderket dan Kecamatan Kutabuluh,” kata Plt Kalaksa BPBD Karo, Natanail Perangin Angin.

Guna mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Natanail mengimbau warga dan wisatawan untuk tidak masuk ke zona merah.

“Warga harus selalu memakai masker untuk menjaga dampak dari hujan abu dan unsur lain setelah erupsi Gunung Sinabung,” imbaunya.

Berdasarkan data yang dicatat BPBD Karo, kata Natanail, tinggi kolam abu pada erupsi Gunung Sinabung kali ini mencapai 5km.

“Mulai pukul 06.42 WIB sampai dengan sekarang telah terjadi erupsi dengan tinggi kolom 5.000 meter,” tuturnya.

Selain hujan abu, ada 13 kali awan panas guguran yang terjadi. Awan panas meluncur hingga 5 km dari puncak Gunung Sinabung.


Photo Credit: Gunung berapi Gunung Sinabung memuntahkan awan abu panas ke langit pada hari Selasa dalam letusan besar pertama sejak Agustus tahun lalu, kata pusat vulkanologi Sumatra Utara. REUTERS

 

Fajri Setiawan

close