Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca SBY Ungkapkan Kepeduliannya Pada Perang Ukraina, Ini Katanya
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

SBY Ungkapkan Kepeduliannya Pada Perang Ukraina, Ini Katanya

A. Chandra S. Jumat, 18 Maret 2022 | 15:24 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Presiden ke-6 RI yang juga mantan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. ANTARA/Hafidz Mubarak
Photo Credit: Presiden ke-6 RI yang juga Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. ANTARA/Hafidz Mubarak
Bagikan

Telegraf – Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut menyikapi konflik dan perang antara Rusia dan Ukraina.

“Di sela-sela melakukan aktivitas utama saya dalam kehidupan sehari-hari, yaitu melukis dan membina klub bola voli Lavani, hampir sepanjang hari  saya menyimak perkembangan situasi  di Ukraina. Berbagai perbincangan yang menarik di sejumlah televisi internasional juga terus saya ikuti,” kata SBY dalam tulisannya di The Yudhoyono Institute dikutip Telegraf, Jumat (18/03/2022).

Saya kira teman-teman masih ingat bahwa beberapa waktu yang lalu, saya telah mengeluarkan tweet berkaitan dengan perang yang tengah terjadi di Ukraina. Esensi dari cuitan saya tersebut ada tiga.

“Tak ada yang tahu pasti seperti apa ujung atau akhir (end game) dari perang itu. Yang kita ketahui adalah perkembangan dan dinamikanya. Mungkin ada yang kreatif dan bisa membangun sejumlah skenario. Tetapi semua itu tetaplah hanya merupakan prediksi alias ramalan. Bisa benar, bisa salah,” terangnya.

SBY juga menyebutkan bahwa adanya berbagai kalangan yang memang sudah memperkirakan bahwa Ukraina akan jatuh ke tangan Rusia.

“Setelah itu, meskipun kalah dalam perang konvensional, Ukraina akan melancarkan semacam perang gerilya atau operasi insurjensi. Jadi pasca pendudukan Ukraina oleh Rusia, dengan asumsi invasi Rusia sukses, akan terjadi perang berlarut (protracted war) di tanah Ukraina. Perkiraan seperti ini  bisa iya, bisa juga tidak,” ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa esensi yang berkaitan dengan pertanyaan kritis apakah perang yang cukup dahsyat tersebut akhirnya bisa diselesaikan secara politik. Baik para politisi maupun jenderal sesungguhnya memiliki pengetahuan, belajar dari sejarah, bahwa perang kerap berakhir di meja perundingan. Karena sebuah perang terjadi karena politik tidak bisa mencegahnya, tetapi kemudian politik pulalah yang akhirnya menjadi solusi.

“Saya ingin menyampaikan bahwa saya memilih menggunakan istilah perang, dan bukan operasi militer khusus (special military operation) sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Putin, sahabat saya. Pengetahuan yang saya miliki selama hampir 30 tahun mengabdi di dunia militer, meniscayakan saya untuk lebih tepat menggunakan istilah perang ketimbang operasi militer khusus. Namun, bagi yang sependapat dengan istilah yang dipilih oleh Putin, operasi militer khusus, dan bukan perang ya anggaplah istilah perang yang saya gunakan ini sama saja dengan istilah yang dipakai oleh Presiden Putin,” bebernya.

Dalam tulisannya itu SBY ingin berpartisipasi melalui sumbangan pemikiran menyangkut isu-isu besar yang dinilainya kompleks.

“Delicate dan memiliki beragam kepentingan ini. Apa yang hendak saya sampaikan ini benar-benar pendapat dan pikiran pribadi saya sebagai seorang warga dunia (citizen of the world). Mungkin tidak selalu sama dengan sikap dan pandangan pemerintahan Presiden Jokowi yang sudah barang tentu saya mesti menghormatinya. Jadi benar-benar merupakan pemikiran pribadi saya yang sederhana, apa adanya, dan tidak mewakili siapa-siapa. Pandangan dan pemikiran ini saya kedepankan sebagai wujud kepedulian saya,” imbuhnya lagi.

SBY juga menjelaskan bahwa meskipun telah “pensiun” dari kegiatan politik praktis (day-to-day politics) di dalam negeri ia akan tetap menyampaikan pendapat pribadinya untuk ikut berkontribusi pada perdamaian, ketertiban dan keadilan dunia karena panggilan, dan juga sebagai seorang mantan presiden.

“Dalam menyampaikan pandangan-pandangan saya berkaitan dengan perang di Ukraina ini, saya memilih mengambil posisi tidak berpihak. Hal begitu akan memudahkan dan membuat saya terbebas dari subyektifitas yang justru akan melemahkan argumentasi yang saya bangun,” tegasnya.

Photo Credit: Presiden ke-6 RI yang juga Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. ANTARA/Hafidz Mubarak
Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?