Propaganda Rusia, Jebakan Batman Bagi Fadli Zon dan BPN Prabowo

"Media-media internasional seperti BBC melaporkan fenomena ini. Menurut laporan BBC, 'Propaganda Rusia' seperti virus yang menyerang semua platform media sosial di AS,"

Propaganda Rusia, Jebakan Batman Bagi Fadli Zon dan BPN Prabowo

Telegraf, Jakarta – Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal ‘propaganda Rusia’ membuat gerah kubu Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Bahkan Fadli Zon akan melaporkan Jokowi. Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli mengatakan, Fadli Zon dan Tim Prabowo Sandi masuk jebakan batman Jokowi.

“Jokowi tidak menyebut siapa pihak yang menggunakan ‘propaganda Rusia’ namun dengan kepanikan Fadli Zon dan Tim Prabowo-Sandi sampai mau melaporkan Jokowi tanpa sadar mereka mengaku sebagai pihak yang memakai strategi itu, mereka sebagai pihak yang tersindir, Fadli Zon dan Tim Prabowo Sandi masuk dalam ‘jebakan batman’ Jokowi, ” kata Guntur Romli seperti dikutip dari Beritasatu, Jakarta, Senin (04/01/19).

Menurut Guntur Romli, maksud ‘propaganda Rusia’ bukan pada keterlibatan negara dan pemerintah Rusia. Tetapi, kata Guntur Romli, jenis propaganda yang berisi kebohongan yang digunakan perusahaan-perusahaan jasa di Rusia yang memanfaatkan media-media sosial di Amerika Serikat guna memenangkan Trump dalam Pilpres AS 2016

“Media-media internasional seperti BBC melaporkan fenomena ini. Menurut laporan BBC, ‘Propaganda Rusia’ seperti virus yang menyerang semua platform media sosial di AS,” ungkap Guntur Romli.

Menurut laporan BBC, kata Guntur Romli, Facebook mengakui sekitar 26 juta penggunanya di Amerika Serikat melihat konten propaganda Rusia, dan juga Google melalui Youtube, kaki tangan Rusia telah mengunggah lebih dari 1.000 video lewat 18 saluran berbeda-beda.

“Sementara Twitter menemukan dan kemudian menutup 2.752 akun yang setelah dilacak ternyata berasal dari Badan Penelitian Internet Rusia,” kata Guntur.

“Nah kalau kita bandingkan dengan propaganda dan kebohongan yang menyerang Jokowi ada persamaan modus dengan cara-cara Trump mengalahkan Hillary Clinton, menguatkan hoax dan kebohongan,” kata Guntur Romli. (Red)

Baca Juga  Di Jawa Timur Elektabilitas Jokowi-Maruf Disebut Sudah 69%

Photo Credit : Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. ANTARA /HAFIDZ MUBARAK


Share



Komentar Anda