Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Penangkapan Atas Tuduhan Makar di Pagi Buta Bawa Kita Kembali ke Rezim Orba
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Penangkapan Atas Tuduhan Makar di Pagi Buta Bawa Kita Kembali ke Rezim Orba

Telegrafi Senin, 5 Desember 2016 | 17:17 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Pandjaitan berpendapat jika aparat kepolisian seharusnya bersikap hati-hati soal tuduhan makar. Hal ini terkait soal penangkapan sebelas aktivis pada Jumat lalu menjelang aksi Damai 212.

Dia berharap, sikap dan perilaku yang terjadi pada era rezim Presiden Soeharto itu tidak dilakukan pada pemerintahan sekarang ini, sebagai anak kandung reformasi.

“Tidak masalah menangkap orang kalau memang terbukti (makar), tapi kenapa harus pagi-pagi. Jangan terlalu represif, ini seperti kembali pada rezim Soeharto,” kata Trimedya di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (5/12).

Dia menilai, penangkapan yang dilakukan aparat kepolisian kurang menjunjung hak asasi manusia. Para aktivis tersebut ditangkap mulai pukul 03.00 WIB dini hari.

Penangkapan terhadap Sri Bintang Pamungkas dan Rachmawati Soekarnoputri dilakukan pada pagi hari di rumahnya masing-masing. Perlakuan terhadap keduanya dinilai tidak sepantasnya. Mereka dianggap telah sepuh.

“Kenapa enggak ditangkap saat mereka diikuti, kan katanya sudah diikuti jauh jauh hari, kenapa harus pagi buta,” katanya.

Trimedya sepakat dengan penangkapan 11 aktivis tersebut jika terbukti ada agenda makar yang ditemukan aparat kepolisian.

Dia menilai, jika ada indikasi melakukan penggulingan terhadap pemerintahan walaupun tak memiliki senjata, maka kegiatan mereka merupakan suatu kejahatan.

“Kalau memang sudah ada bukti, ya setuju. Satu kata makar itu kan sudah jadi ketakutan besar, kalau memang ada (indikasi makar) harus segera ditindak,” katanya.

Baca Juga :  Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung

Politisi PDIP ini meminta aparat kepolisian segera menindak kasus tersebut. Dia juga mendesak polisi memperlihatkan bukti-bukti terkait yang menunjukan adanya indikasi tindakan makar agar tidak menimbulkan berbagai kecurigaan di masyarakat.

“Ya kasus Ahok tiga hari sudah dibawa ke kejaksaan, ini (makar) bisa lebih cepat, jangan sampai masyarakat mikir Kapolrinya cari muka ke Presiden,” kata Trimedya.

Sementara itu Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut penangkapan terhadap sejumlah aktivis pada 2 Desember lalu mampu meredam upaya pengerahan massa ke kompleks parlemen di Senayan, Jakarta.

Menurut Tito, penangkapan dilakukan polisi sebagai antisipasi terhadap sekelompok orang yang memanfaatkan #Aksi212 untuk kepentingan tertentu dan berdampak negatif bagi negara. (Red)

Foto : Antara Photo


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Waktu Baca 8 Menit
Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung
Waktu Baca 2 Menit
eSIM XL PRIORITAS
eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern
Waktu Baca 4 Menit
SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN
Waktu Baca 2 Menit

Prabowo Bakal Hadiri Seremonial Penerimaan Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis

Waktu Baca 2 Menit

Banyak Perusahaan China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Nanti Kita Tindak Cepat

Waktu Baca 2 Menit

378 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Anggota KIP 2026-2030, Ini Daftarnya

Waktu Baca 12 Menit

10,8 Juta Rumah Ditargetkan Dapat Layanan Internet Murah Pada 2030

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Menteri KKP Terjatuh dan Pingsan Saat Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Seorang petugas kebersihan sedang membersihkan gedung KPK. ANTARA
Nasional

KPK Sita Ratusan Juta Tunai Dari Kasus Korupsi Wali Kota Madiun

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Tim SAR Temukan Total 10 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadi hujan lokal di beberapa wilayah di DKI Jakarta pada hari ini. IST. PHOTO
Nasional

Pramono Anung: Perpanjangan Modifikasi Cuaca Hingga 27 Januari

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Akan Diperiksa KPK Terkait Korupsi Haji

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Ahok Pastikan Bersaksi Terkait Korupsi Kilang Pertamina Pekan Depan

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Prabowo Tak Tetapkan Status Bencana Nasional, Ini Alasannya

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Perbaikan Akibat Bencana, Prabowo: Kita Punya Anggarannya

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?