Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pemerintah Jerman Menuding Fiat Terlibat Skandal Emisi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Otomotif

Pemerintah Jerman Menuding Fiat Terlibat Skandal Emisi

Telegrafi Rabu, 7 September 2016 | 06:31 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Fiat dituding terlilbat skandal emisi untuk empat model yang dikeluarkannya di Italia. | Fiat
Fiat dituding terlilbat skandal emisi untuk empat model yang dikeluarkannya di Italia. | Fiat
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Pemerintah Jerman melayangkan surat ke European Commission dan Kemetenterian Transportasi Italia terkait Fiat Chrysler Automobiles (FCA) yang dituduh menggunakan perangkat yang bisa mematikan treatment sistem pembuangan.

Dilansir dari Automotive News Europe, dari surat yang dilayangkan tersebut pihak Jerman menemukan kenaikan yang tidak biasa pada gas buang di 4 model Fiat.

Juru bicara FCA mengatakan, FCA saat ini telah mengikuti aturan emisi yang ada dan tidak menggunakan perangkat khusus seperti yang dituduhkan pemerintah Jerman

European Commission mengatakan bahwa hal tersbut merupakan tanggung jawab otoritas Italia.

“Ini sebaiknya menjadi pembicaraan antara kedua negara yang terlibat, European Commision hanya sebagai fasilitator untuk mencari solusi jika tidak ditemukan jalan keluar dari hasil pembicaraan tersebut,” dikutip dari keterangan tertulis yang dibuat European Commission.

Hasil dari tes di Jerman menemukan, katalis khusus nitrogen oxida yang bisa dimatikan setelah siklus pembersihan selesai dilakukan. Model yang terlibat diantaranya Fiat 500X dan SUV kecil Jeep Renegade dengan platform yang sama dengan Fiat Doblo. Mesin yang digunakan adalah mesin diesel 2.0 L.

Sebelumnya pada Mei lalu, Menteri Transportasi Jerman, Alexander Dobrindt mengkritik FCA karena tidak muncul pada diskusi mengenai penyimpangan emisi kendaraan diesel. Pada Juni, Menteri Transportasi Italia mengatakan mesin diesel FIat telah diuji coba dan tidak menyalahi aturan emisi yang berlaku. (Ist)

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Otomotif

Daihatsu Indonesia Terapkan Proses Produksi Ramah Lingkungan di Karawang

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

New Veloz Hybrid Produksi Lokal Kini Resmi Mengaspal

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

JETOUR T2 Siap Dibuka Untuk Pre-Booking di GJAW 2025

Waktu Baca 6 Menit
Otomotif

TAF Kenalkan Inovasi Digital Tukar Mobil di GIIAS 2025

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

Lyriq, SUV Listrik Cadillac Setir Kanan Pertama Kini Telah Hadir

Waktu Baca 3 Menit
Otomotif

BYD Tembus Rekor 426 Ribu Unit Penjualan Mobilnya di Dunia

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Kunjungi Gelaran IIMS 2024, Ganjar: Antusiasme Pasar Cukup Bagus

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Usung Konsep A Comfortable Living Space, NETA Perkenalkan SUV Listrik

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?