Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pemerintah Akan Perluas Area Tanam Jagung dan Bangun Silo Maupun Dryer
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Pemerintah Akan Perluas Area Tanam Jagung dan Bangun Silo Maupun Dryer

Atti Kurnia Rabu, 22 Maret 2017 | 18:17 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) instruksikan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk meningkatkan produksi jagung. ANTARA
Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) instruksikan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk meningkatkan produksi jagung. ANTARA
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Jelang panen raya, Kementrian Pertanian (Kementan) lakukan rapat terpadu panen jagung dengan Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT), Bulog, Kementerian Desa dan PDT, Asosiasi Peternak Layer Nasional dan TNI dalam rangka sinergi penanganan pasca panen Jagung.

Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Gatot Sumarjo Irianto usai rapat menegaskan kepada GPMT agar memberikan informasi terkait pemetaan berapa Silo yang akan dibangun,dan kapasitasnya untuk menampung stok jagung saat masa panen. “Pihak GPMT akan melaporkan ke kami tiap bulan mengenai pemetaan beberapa silo dan dryer yang akan di bangun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gatot mengatakan bahwa Kementan fokus pada perluasan areal tanam agar areal tanam jagung di Sulawesi Utara karena daerah tersebut adalah daerah yang cukup banyak kebun-kebun yang kosong dan tegatan kelapa yang akan di gunakan untuk penanaman jagung.

“Karena disana berpotensi memperluas area tanam baru, dimana di Sulawesi Utara banyak kebon kebon yang kosong terus kebun dibawah tegatan kelapa akan di gunakaa untuk tanam jagung,” jelasnya.

Menurut Gatot target perluasan lahan tanam untuk tahun 2017 adalah 500 ribu hektar (H) dimana sampai saat ini sudah mencapai 350 ribu H “kami inginnya 500 ribu h dan sudah mencapai 350 ribu H,” Ungkapnya

Di temui di tempat yang sama Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Desianto Budi Utomo mengatakan diminta untuk aktif memetakan dimana silo dan dryer dibangun serta kapasitanya yang rencana akan di bangun silo 2 dan dryer 2 antara lain di daerah sentra produksi jagung seperti di Sulawesi Utara dan pembangunan dryer di Gorontalo.

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

“Kita diminta kita aktif memetakan dimana silo yang sedang dibangun dan berapa kapasitasnya sehingga kita diminta untuk mengupdate seperti Sulawesi Utara dan Gorontalo,” paparnya.

Budi menerangkan pemerintah harus membangun silo dan dryer di sentra produksi jagung khususnya yang berada di Sulawesi Utara dan Gorontalo dikarenakan dikedua daerah tersebut sebagai sentra produksi tetapi tidak ada pabrik pengolahan pakan, budi menyampaikan bottlenecknya adalah harus dikeringkan terlebih dahulu karena proses distribusi yang memperlukan cukup waktu sehingga harus dikeringkan hingga 13 persen.

“Contohnya itu Sulawesi Utara, sentra produksi jagung baru tapi disana tidak ada pabrik pengolahan pakan ataupun Gorontalo akhirnya terpaksa saya informasikan bahwa neksnya adalah di dryer dan silonya, klopun nanti produksi banyak mau di ekpor harus dikeringkan dulu maksimal harus 13 persen,” lanjutnya. (Red)

Photo credit : Ist. Photo


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit
strategi digital marketing 2026
Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search
Waktu Baca 6 Menit
Kecelakaan Kereta Bekasi
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan
Waktu Baca 4 Menit
Indonesia berada dalam fase penting menuju adopsi AI yang lebih matang. Investasi digital meningkat, kebutuhan enterprise berkembang, dan kesadaran akan pentingnya infrastruktur mulai tumbuh.
Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan
Waktu Baca 3 Menit
Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara
Waktu Baca 11 Menit

Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi

Waktu Baca 4 Menit

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?