Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pasca Ditinggal Mati Vokalisnya Stone Temple Pilot Kembali Dengan Vokalis Baru
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Musik

Pasca Ditinggal Mati Vokalisnya Stone Temple Pilot Kembali Dengan Vokalis Baru

Telegrafi Kamis, 16 November 2017 | 19:56 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, New York – Band rock Stone Temple Pilots kembali hadir dengan pentolan baru yang dipilih dalam sebuah audisi dari 15.000 pelamar setelah dua vokalis mereka terdahulu meninggal.

Band tersebut menjadi panutan aliran musik grunge era 1990-an, digawangi oleh Scott Weiland, yang meninggal akibat overdosis pada 2015 di dalam bus turnya.

Weiland sudah digantikan sebelum kematiannya oleh Chester Bennington, vokalis Linkin Park. Kemudian Bennington meninggalkan Stone Temple Pilots secara damai dengan bunuh diri pada tahun ini.

Stone Temple Pilots menandai kelahiran mereka kembali pada Rabu, (15/11/2017) dengan peluncuran lagu ‘Meadow’ dan mengatakan akan menelurkan sebuah album pada 2018 nanti.

Lagu baru tersebut diisi oleh suara Jeff Gutt, penyanyi 41 tahun dari band nu-metal California Dry Cell yang pulang kembali ke kampung halamannya, Michigan.

Stone Temple Pilots mengumumkan pencarian vokalis baru dan menerima sekitar 15.000 pendaftar, namun Gutt diundang mengikuti audisi setelah bassis Robert DeLeo diperkenalkan kepadanya saat dia tampil di Michigan.

Gutt mengatakan kepada Rolling Stone bahwa ia telah menganggap mendiang Weiland sebagai role model-nya sejak pertama kali mendengar album debut Stone Temple Pilots “Core” pada tahun 1992, ketika dia masih remaja.

“Jadi saat pertama (menjadi vokalis Stone Temple Pilots), itu gila, maksud saya, anda sudah bermimpi tentang hal-hal seperti ini,” katanya kepada majalah tersebut.

Gitaris Dean DeLe mengatakan kepada Rolling Stone bahwa Gutt cocok mengisi bagian Weiland dan juga untuk membawa band ini ke depan secara musikal.

“Dia memiliki bariton itu, dan dia juga bisa masuk ke dunia tenor itu. Dia adalah penyanyi sejati,” kata DeLeo, seperti dilansir AFP. (Red)

Photo Credit : Getty Images/Billboard


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Java Jazz Festival
Musik

Menjaga Denyut Jazz: Konsistensi Dua Dekade Java Jazz Festival

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee

Waktu Baca 3 Menit
Musik

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit
Band d’AVERY
Musik

d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali

Waktu Baca 4 Menit
Musik

Semangati Timnas Masuk Piala Dunia, Azza Koto Luncurkan Single “Mimpi yang Nyata”

Waktu Baca 2 Menit
Musik

Vokalis Whitesnake David Coverdale Umumkan Pensiun Dari Dunia Musik

Waktu Baca 2 Menit
KOPLING 2025
Musik

Kementerian UMKM Pastikan KOPLING 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Musik dan Ekonomi Lokal

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Sharon Osbourne Ungkap Jumlah Uang Terkumpul Dari Konser Ozzy’s Back to the Beginning

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?