Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca OJK Raih Penghargaan Global Inclusion Awards 2017 di Berlin
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

OJK Raih Penghargaan Global Inclusion Awards 2017 di Berlin

Atti Kurnia Senin, 8 Mei 2017 | 08:43 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Berlin – Indonesia terpilih sebagai pemenang penghargaan Global Inclusion Award 2017 untuk regional Asia dan Pasifik (CYFI Country Award) dalam The Global Inclusion Awards 2017) yang diselenggarakan oleh Child and Youth Finance International (CYFI) bekerja sama dengan Pemerintah Jerman selaku tuan rumah penyelenggara pertemuan G20 tahun 2017. Pada The Global Inclusion Awards 2017, Indonesia mengalahkan India dan Pakistan yang sebelumnya masuk final untuk regional Asia dan Pasifik.

The Country Award merupakan salah satu kategori dari The Global Inclusion Awards untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh CYFI pada tahun 2012. Penghargaan ini diberikan kepada otoritas atau pemerintah yang dianggap berhasil dalam membangun kerja sama nasional antara para pemangku kepentingan untuk menciptakan iklim regulasi yang memperhatikan aspek keuangan bagi anak dan pemuda/i, serta memiliki tujuan untuk memperluas jangkauan pendidikan keuangan yang berkualitas melalui jalur pendidikan formal dan non-formal.

Indonesia saat ini dianggap menunjukkan komitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat Indonesia yang tampak dari berbagai upaya untuk memenuhi target inklusi keuangan sebesar 75% pada tahun 2019 dan target peningkatan literasi keuangan per tahunnya sebesar 2%. Upaya dimaksud berupa kebijakan dan program insiatif melalui regulasi dan strategi terkait literasi keuangan, inklusi keuangan, dan perlindungan konsumen, yang diimplementasikan dalam berbagai program inisiatif literasi dan inklusi keuangan termasuk bagi anak dan pemuda/i.

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan, Agus Sugiarto mengatakan selama ini, dari aspek regulasi dan strategi, OJK mendorong industri jasa keuangan dan pemangku kepentingan untuk melakukan berbagai upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui POJK No. 76/POJK.07/2016 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang memperkuat implementasi regulasi dan kebijakan sebelumnya yang dikeluarkan melalui POJK No. 01/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan dan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia.

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Berbagai inisiatif yang dilaksanakan OJK dan industri jasa keuangan serta pemangku kepentingan lain dalam aspek edukasi dan literasi keuangan khususnya bagi anak dan pemuda/i antara lain, “penyusunan dan pengembangan materi literasi keuangan untuk jenjang pendidikan formal dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi yang pada tingkat SMA telah diintegrasikan pada kurikulum nasional, peningkatan kapasitas pengajaran materi literasi keuangan bagi guru SD, SMP, dan SMA serta dosen melalui kegiatan training of trainers,” tuturnya.

Tak hanya itu saja Agus ujar Agus, pun dilakukan penyusunan dan pengembangan materi literasi keuangan serta diseminasi materi literasi keuangan dimaksud melalui edukasi keuangan dalam berbagai bentuk kepada berbagai komunitas termasuk anak dan pemuda/i yang bersifat informal di berbagai daerah di Indonesia. Lanjut Agus, “dari sisi inklusi keuangan, beberapa upaya yang dilakukan antara lain implementasi program SimPel/SimPel iB dengan target pelajar, Kampanye Ayo Menabung, dan program bank mini di sekolah,” ungkapnya.

Untuk Juri kompetisi ini menghadirkan otoritas dan organisasi internasional seperti Deputi Kementerian Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Pengembangan Jerman (Federal Ministry for Economic Cooperation and Development), OECD, Thomson Reuters, dan konsultan serta profesional di bidang ekonomi dan keuangan. Selain itu, The G20 Global Partnership for Financial Inclusion (GPFI) juga berperan dalam penyelenggaraan kompetisi ini.

Atas Penghargaan ini Agus menyampaikan ucapan terima kasih kepada PUJK serta seluruh pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan dalam rangka peningkatan literasi dan inklusi keuangan.
Ke depan, OJK berharap agar program literasi dan inklusi keuangan bagi anak dan pemuda/i terus meningkat sehingga mereka menjadi lebih bijak dan terampil dalam mengambil keputusan keuangan yang berkualitas serta mampu mengelola keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan. Sikapi uang dengan bijak, cerdas mengelola masa depan sejahtera. (Red)

Credit Foto : OJK


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?