Nicolas Maduro: Pemerintahan Trump “Gerombolan Ekstremis”

Date:



Telegraf, Caracas – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menyebut pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sebagai “gerombolan ekstremis” yang ingin mengambil alih Venezuela. Maduro bahkan mendorong masyarakat AS untuk menggulingkan Trump.

Pernyataan itu, disampaikan oleh Maduro dalam wawancara khusus dengan BBC, Selasa (12/02/19). Menurutnya, upaya pemerintahan Trump ingin mengambil alih Venezuela terlihat dari sanksi ekonomi dan intervensi politik dengan mengakui pemimpin oposisi, Juan Guaido, sebagai presiden sah Venezuela.

Sanksi ekonomi AS terhadap Venezuela telah memperparah krisis ekonomi di negara itu, bahkan telah menyebabkan krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah menyebabkan pemadalam listrik berkepanjangan.

Pengakuan AS terhadap pemerintahan Juan Guaido, juga telah memprovokasi negara lain. Sedikitnya 50 negara, sebagian besar adalah sekutu AS, terutama Eropa dan Kanada, telah mengakui pemerintahan Juan Guaido, bahkan berkomitmen memberikan bantuan kemanusiaan untuk mengatasi krisis kemanusiaan.

“Mereka melakukan provokasi untuk mengambil alih Venezuela. Saya berharap ‘gerombolan ektremis’ Gedung Putih ini, dapat digulingkan oleh opini publik yang kuat dan luas,” kata Maduro. (Red)


Photo Credit : Presiden Venezuela, Nicolas Maduro sebut pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sebagai gerombolan ekstremis. GETTY IMAGES/Spencer Platt

Artikel Lainnya

Lainnya Dari Telegraf
Telegraf

BTN Bersama REI Wujudkan Rumah Rakyat Berkualitas

Telegraf - Bersama REI PT Bank Tabungan Negara (Persero)...

SKK Bantah Terkait Under Invois Ini Keterangannya

Telegraf – Menyikapi keterangan Fungsional Peneliti Dokumen Tingkat Terampil...

Indonesia Akan Menjadi Tuan Rumah Kongres IPA 2022

Telegraf - DKI Jakarta sebagai salah satu UNESCO City...

Terkait Perlindungan Konsumen OJK Terbitkan POJK Baru Berikut Isinya

Telegaf –Dalam rangka memperkuat upaya perlindungan konsumen Otoritas Jasa...