Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Mulai 2025, Aston Martin Akan Produksi Mobil Sport Listrik
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Otomotif

Mulai 2025, Aston Martin Akan Produksi Mobil Sport Listrik

Didik Fitrianto Selasa, 9 Maret 2021 | 02:16 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Aston Martin sport.CARCOOPS
Photo Credit: Aston Martin Vanguish sport.CARCOOPS
Bagikan

Telegraf – Saat ini nyaris semua produsen otomotif besar di dunia sudah mulai menggeser produksinya dan riset ke mobil listrik, tak terkecuali dengan Aston Martin.

Produsen mobil mewah asal Inggris itu akan mulai menggarap kendaraan listrik mulai 2025. Hal ini diketahui setelah bos Aston Martin Lawrence Stroll dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Financial Times, seperti dikutip dari Carscoops, Selasa (09/03/2021).

Dia menegaskan mobil sport baterai dan kendaraan utilitas sport akan diproduksi oleh pembuat mobil di pabriknya masing-masing di Gaydon, Inggris, dan di St Athan, Wales.

Sementara kendaraan listriknya ini akan dibuatnya sendiri, setelah memperdalam hubungan Aston Martin dengan Mercedes-Benz Daimler, terdapat kemungkinan mereka akan menerima baterai untuk kendaraan listriknya dari merek Jerman.

Stroll mengakui pembuat mobil itu juga akan melihat opsi lain untuk pemasok baterai, lapor Auto News.

Stroll sebelumnya menyatakan Aston Martin akan terus membuat mobil menggunakan mesin pembakaran internal setelah 2030, meskipun ada pengumuman dari pemerintah Inggris, yang akan melarang penjualan mobil berbahan bakar bensin atau gas alias internal combustion engines (ICE) setelah 2030.

Di bawah kepemimpinan Stroll, Aston Martin memulai peluncuran produk ambisius yang akan membuatnya merilis sejumlah besar mobil dengan performa mumpuni di tahun-tahun mendatang, termasuk Valhalla dan Vanquish.

Aston Martin mengungkapkan kerugian perusahaan meningkat empat kali lipat menjadi 466 juta poundsterling (Rp 9,2 triliun) pada 2020 menyusul catatan penjualannya yang mengecewakan.

Stroll sendiri telah menetapkan target bagi perusahaan untuk menghasilkan 500 juta poundsterling (Rp9.9 triliun) dari pendapatan 2 miliar poundsterling (Rp39,7 triliun) pada 2025.


Photo Credit: Aston Martin type Vanguish sport.CARCOOPS

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit
Magang Nasional
Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Waktu Baca 3 Menit
vivo Y31d Pro
vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W
Waktu Baca 2 Menit
Gindaco - Promo Hari Kartini
Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia
Waktu Baca 6 Menit
BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang
Waktu Baca 2 Menit

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Otomotif

Daihatsu Indonesia Terapkan Proses Produksi Ramah Lingkungan di Karawang

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

New Veloz Hybrid Produksi Lokal Kini Resmi Mengaspal

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

JETOUR T2 Siap Dibuka Untuk Pre-Booking di GJAW 2025

Waktu Baca 6 Menit
Otomotif

TAF Kenalkan Inovasi Digital Tukar Mobil di GIIAS 2025

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

Lyriq, SUV Listrik Cadillac Setir Kanan Pertama Kini Telah Hadir

Waktu Baca 3 Menit
Otomotif

BYD Tembus Rekor 426 Ribu Unit Penjualan Mobilnya di Dunia

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Kunjungi Gelaran IIMS 2024, Ganjar: Antusiasme Pasar Cukup Bagus

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Usung Konsep A Comfortable Living Space, NETA Perkenalkan SUV Listrik

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?