Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Menurut Catatan BI, 90% UMKM Gunakan QRIS
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Menurut Catatan BI, 90% UMKM Gunakan QRIS

Hanna Iffah Minggu, 29 Mei 2022 | 04:54 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Karyawan Bank Indonesia Cirebon menjelaskan kepada pelaku UMKM tentang aplikasi uang elektronik di Indramayu, Jawa Barat, Jumat (24/7). ANTARA
Karyawan Bank Indonesia Cirebon menjelaskan kepada pelaku UMKM tentang aplikasi uang elektronik di Indramayu, Jawa Barat, Jumat (24/7). ANTARA
Bagikan

Telegraf – Penggunaan QR code Indonesian standard atau QRIS sebagai kanal pembayaran digital dari segmen UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) sudah semakin meluas.

Bank Indonesia (BI) mencatat, per 3 November 2021, jumlah merchant QRIS telah menembus angka 17,2 juta. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan akhir 2021 yang sebesar 13,6 juta merchant.

“Di tahun 2019, kami sudah menginisiasi terciptanya QR code Indonesian standard atau QRIS. Saat ini penggunanya sudah mencapai lebih dari 17 juta merchant, di mana 90% pengguna QRIS tersebut adalah UMKM,” kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dalam webinar rangkaian kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2022, Sabtu (28/05/2022).

Selain menginisiasi QRIS, Menurut Destry, Bank Indonesia juga mengembangkan BI Fast Payment (BI-Fast), yaitu infrastruktur sistem pembayaran ritel yang dapat memfasilitasi pembayaran ritel menggunakan berbagai instrumen dan kanal pembayaran digital yang dapat dilakukan secara real time.

Saat ini, lanjutnya, total peserta BI-Fast mencapai 52 dan telah mewakili 82% dari pangsa sistem pembayaran ritel nasional. Langkah ini, merupakan komitmen Bank Indonesia dalam memperlancar sistem pembayaran digital.

“Melalui BI-Fast, transaksi bisa berjalan 24/7, tidak ada batasan dan dengan biaya yang relatif murah antar bank. Ini menjadi salah satu kontribusi Bank Indonesia untuk mengembangkan UMKM dan kami mengembangkan sistem pembayaran kami, sehingga UMKM di Indonesia akan lebih mudah bertransaksi. Tentunya ini akan memberi hal positif bagi ekonomi kita,” jelasnya.

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Sementara itu terkait penyelenggaraan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2022 yang merupakan agenda tahunan Bank Indonesia, kali ini mengangkat tema “UMKM Indonesia Bangkit Melalui Digitalisasi dan Globalisasi Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan”.

Destry menyampaikan, sinergi, digitalisasi, dan globalisasi merupakan tiga kata kunci untuk membangkitkan UMKM menjadi kekayaan nasional dan pendorong ekonomi secara global. Sinergi dilakukan secara erat antara 13 Kementerian/Lembaga, lima asosiasi, dan 26 industri.

Digitalisasi sebagai cara yang efektif dan efisien untuk mengintegrasikan UMKM dalam ekonomi keuangan digital nasional. Sementara terkait globalisasi, dalam KKI ini BI banyak menampilkan produk-produk unggulan berkualitas ekspor dengan harga produsen.

“UMKM Indonesia harus mempunyai daya saing yang kuat. Tentunya kita tidak mau hanya jago kandang, tetapi kita juga harus bisa masuk ke pasar global. Karena itu, UMKM kita harus mempunyai daya saing yang kuat,” jelasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit
Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT
Waktu Baca 4 Menit
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara

Waktu Baca 11 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?