Majalah Eksekutif-Matra Merger Kembangkan Bisnis Media Digital di 2017

"Targetnya di 2017 ini kita melakukan akuisisi sebagai implementasi diversifikasi bisnis untuk bergerak di bidang media massa cetak. Punya insting optimis masa depan, bahwa media cetak masih kelihatan bagus dan belum rapuh, perusahaan ini mengakuisi bisnis media cetak yang berkeinginan dengan multiplatform."

Majalah Eksekutif-Matra Merger Kembangkan Bisnis Media Digital di 2017


Telegraf, Jakarta – Setelah diakuisisi dari pemilik lama, manajemen baru pengelola Majalah Eksekutif terus berbenah. Dibawah payung manajemen baru PT Usaha Konvergensi Media (PT UKM) yang dinahkodai pebisnis media bertangan dingin, S.S Budi Rahardjo, majalah Eksekutif akan digabungkan dalam satu holding company dengan Majalah Matra.

Maksud dari penggabungan usaha tersebut selain agar pengelolaannya lebih efisien juga dalam rangka menuju perubahan sebagai media di era Digital. Saat ini PT UKM tengah mengembangkan dan melakukan bisnis riset untuk membangun transisi bisnis dari media cetak ke media start up.

“Targetnya di 2017 ini kita melakukan akuisisi sebagai implementasi diversifikasi bisnis untuk bergerak di bidang media massa cetak. Punya insting optimis masa depan, bahwa media cetak masih kelihatan bagus dan belum rapuh, perusahaan ini mengakuisi bisnis media cetak yang berkeinginan dengan multiplatform,” ujar SS Budi Rahardjo, CEO PT Usaha Konvergensi Media (UKM).

Menurut Jojo, sapaan akrab Budi Rahardjo, PT UKM sendiri telah berhasil menjalankan roda bisnis riset, investigasi dan multimedia. Sukses melakukan standarisasi, filterisasi, serta positioning menjadi startup yang kompetitif.

“PT UKM yang berdiri sejak 2009 awalnya merupakan startup pembuatan website marketplace, kini melebarkan sayap dan membentuk akselerasi dalam spektrum lebih detil. Tujuannya mengambil momentum pembuktian, bahwa startup asli Indonesia bisa menjadi bagian dari aplikasi yang berkibar di negeri sendiri,” papar Ketua Umum Asosiasi Media Digital Indonesia ini.

Menurut wartawan senior ini, dia akan menyiapkan aplikasi mobile karya anak bangsa, dengan sistem mengingat sebuah brand media bagi para humas. Berawal dari perusahaan forensik digital, literasi media dan kampanye online ini telah bekerjasama lama dengan lapakmedia semacam Higoapps atau Scoop, Scanie juga Wayangforce.

Mengelola majalah MATRA Indonesia sejak 2009 dan sejak Januari 2017 ini dipercaya untuk pengelolaan majalah eksekutif yang terbit sejak 1979. Dengan tatakelola GCG guna mempertahankan hegemoni dan mematahkan resistensi, konsen konsentrasi di kanal media massa tradisional dan mainstream sebagai leverage bisnis.

Menyediakan informasi yang relevan serta menjaga gagasan tetap dapat mengalir bebas, pluralisme media dengan pengembangan quality content juga riset. Sebagai startup yang mengawinkan yang berbau teknologi, web, internet dan yang berhubungan dengan ranah tersebut.

Lahir sebagai perusahaan yang bersentuhan dengan teknologi, dunia maya, aplikasi atau produk, perusahaan ini konsen beroperasi dalam bidang teknologi. Dengan tim solid, memunculkan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif, kini sudah melaksanakan watchdog dan peringatan dini (early warning sysyem) terhadap penyimpangan yang terjadi di dunia maya dengan bekerjasama dengan Forum Pimpinan Media Digital (FPMDI) dan Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) serta ragam komunitas termasuk blogger juga Serikat Media Siber.

“Secara berkala kita akan menjalin acara-acara komunitas dan humas, perusahaan ini menyiapkan data base lengkap dari jaringan jurnalis dan pelaku industri kreatif. Juga melakukan mentoring para usahawan kelas menengah yang ingin akses ke para pimpinan media konvergensi dari cetak, digital hingga tv digital,” kata mantan wartawan sejumlah media cetak besar ini.

Diawali berbisnis penjualan teknologi sadap, kemudian program riset dan advokasi serta perlengkapan industri teknologi informasi (IT), strateginya adalah jeli melihat kebutuhan pasar, bahkan menciptakan pasar.

Memberi kesempatan individu dan organisasi sosial untuk berkomunikasi dengan jangkauan yang tak terbatas. Menyediakan solusi bagi konsumen hingga instansi dan birokrasi yang ingin memverifikasi sumber daya dari perusahaan media cetak hingga media digital hingga membantu jika ada yang ingin tahu berita itu hoax atau bukan.

Memfokuskan diri pada bisnis forensik teknologi digital, juga membantu jika UKM butuh pengiriman data cepat dengan biaya murah, PT Usaha Konvergensi Media bisa disebut menjadi pionir startup media di bidang “forensik digital” di Tanah Air. (Red)


Edo W.

close