Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Luhut dan Bahlil Bela Gibran, Tom Lembong: Pasukan Pemadam Kebakaran
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Luhut dan Bahlil Bela Gibran, Tom Lembong: Pasukan Pemadam Kebakaran

A. Chandra S. Rabu, 24 Januari 2024 | 21:49 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Tom Lembong, Co-Captain Tim Nasional (Timnas) Anis Baswedan (Foto: Ari Saputra)
Bagikan

Telegraf – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyentil Wakil Kapten Timnas AMIN, Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) terkait gagalnya program Online Single Submission (OSS). Tom Lembong pun menanggapi dengan santai kritikan keras yang disampaikan Luhut. Dia menilai kritikan yang disampaikan Luhut tidak sebagai ‘senjata makan tuan’ bagi kubu paslon nomor urut 02.

Tom mengatakan, salah satu kesalahan besar yang dilakukan Gibran Rakabuming Raka adalah mengangkat namanya berkali-kali pada debat kedua cawapres. Ia menyadari bahwa itu merupakan bagian dari strategi yang digunakan oleh kubu paslon nomor urut dua.

“Karena kesalahan besar kemarin di debat cawapres mengerahkan strategi untuk mas Gibran mengangkat nama saya berkali-kali,” katanya, dalam program Real Talk With Uni Lubis, Rabu (24/01/2024).

Menurut Tom, strategi yang digunakan Gibran pada debat kedua cawapres menjadi senjata makan tuan bagi kubu mereka. Tom Lembong mengibaratkan kubu 02 seperti mau menyerang kubu 01 dengan menggunakan senjata rudal.

Sayangnya, senjata rudal yang digunakan untuk menyerang kubu 01 justru menjadi senjata makan tuan bagi mereka sendiri sehingga harus dipadamkan langsung oleh Luhut Panjaitan.

“Kelihatannya kebakarannya besar karena sampai mengerahkan pak Bahlil sampai pak Budiman Sudjatmiko, pak Habiburokhman, sampai pak Luhut saya istilahkan memadam kebakaran. Pasukan kebakaran sampai segitunya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) itu mengaku pernah mendapatkan teguran keras saat memberikan masukan kepada pemerintah. Karena itu, ia menduga Gibran Rakabuming sedang menegur keras tim suksesnya karena gagal pada debat kedua cawapres.

“Jadi mungkin tim debat kemarin kena semprot keras oleh mas Gibran, mungkin juga pak Prabowo, pak Jokowi, nggak tahu,” tandasnya.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?