Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ketua HKTI Magetan: Food Estate Mangkrak, Ratusan Triliun Mending Buat Pupuk Bersubsidi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Ketua HKTI Magetan: Food Estate Mangkrak, Ratusan Triliun Mending Buat Pupuk Bersubsidi

Didik Fitrianto Kamis, 18 Januari 2024 | 21:06 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Ratusan petani, pelaku UMKM, anak muda hingga tokoh agama Magetan berkumpul di Warung Kopi Bara Gablak, Kamis (18/01/2024) malam untuk berdiskusi dengan Ganjar Pranowo. FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Ratusan petani, pelaku UMKM, anak muda hingga tokoh agama Magetan berkumpul di Warung Kopi Bara Gablak, Kamis (18/01/2024) malam. Mereka begitu antusias datang dari berbagai daerah demi bertemu Ganjar Pranowo.

Ganjar yang berkegiatan di Ngawi, Madiun dan Magetan menyempatkan ngobrol dengan beragam elemen masyarakat di Magetan itu. Ia mendengar banyak hal yang menjadi keluhan warga.

Kesempatan itu tak disia-siakan masyarakat. Mereka satu persatu menyampaikan keluh kesah untuk mewakili kelompoknya.

Darsono misalnya. Ketua HKTI Magetan itu berkeluh kesah ke Ganjar terkait problem pertanian. Pupuk subsidi menjadi isu yang paling santer saat ini.

“Tolong pak, pupuk subsidi ditambah. Masa dari 99 komoditas yang dapat pupuk subsidi, kini tinggal 9 komoditas saja yang dapat jatah pupuk subsidi setelah adanya Permentan baru,” ucap Darsono.

Selain komoditas pertanian yang berkurang, jatah pupuk juga sangat sedikit. Untuk standar 3 kwintal pupuk perhektare, saat ini petani hanya dapat 70 kilogram perhektar.

“Gimana mau panen bagus pak, pupuknya segitu. Kami tahu pupuk subsidi dikurangi karena beban anggaran negara berat. Tapi anggarannya malah buat program food estate yang mangkrak,” tegasnya.

Darsono mengatakan, daripada buat proyek food estate, anggaran ratusan triliun itu bisa digunakan untuk menambah kuota pupuk subsidi. Sebab anggaran ratusan triliun itu terbukti terbuang sia-sia.

“Mending buat nambahi kuota pupuk bersubsidi, pasti manfaatnya lebih dirasakan oleh rakyat. Kalau pak Ganjar jadi presiden, tolong program itu ditinjau ulang,” ucapnya.

Ganjar dengan seksama mendengarkan keluhan itu. Ia sepakat, bahwa kuota pupuk bersubsidi harus ditambah agar petani kecil tidak kesulitan.

Baca Juga :  HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

“Selain itu kita juga harus buat pabrik pupuk sendiri agar kebutuhan kita tidak terlalu mengandalkan negara lain. Saya sepakat bahwa kita harus seefisien mungkin dalam penggunaan anggaran dan menggunakannya agar tepat sasaran,” ucapnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?