Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Jokowi Tunggu Momentum Terkait Reshuffle dan Pergantian Panglima TNI
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Jokowi Tunggu Momentum Terkait Reshuffle dan Pergantian Panglima TNI

Telegrafi Senin, 20 November 2017 | 06:40 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Antara
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Direktur dan Pendiri LIMA, Ray Rangkuti menyatakan bahwa Presiden Jokowi menunggu momentum terkait dengan rencana reshuffle kabinet dan pergantian Panglima TNI.

Hal ini diungkapkannya dalam acara Syndicate Update Seri Politik dengan Tema: “Reshuffle Dan Pergantian Panglima TNI: Pergerakan Isu Versus Kebutuhan Politik,” yang diselenggarakan oleh Para Syndicate di kantor Para Syndicate Jl. Wijaya Timur 3 No.2 A Jakarta Selatan, Jum’at, (17/11/2017).

Menurut Ray Rangkuti, apalagi ada satu Menteri yaitu Khofifah Indar Parawansa yang akan maju dalam Pilkada Jawa Timur yang mau tidak mau dipastikan akan mengundurkan diri dari jabatannya. Pada saat itulah reshuffle akan dilakukan oleh Presiden Jokowi secara menyeluruh.

“Saya melihat misalnya Menteri dari PAN sudah sepatutnya direshuffle, bukan karena menterinya tidak bagus, tetapi posisi PAN yang tidak jelas. Mereka punya wakil di kabinet tetapi kinerja mereka sebenarnya lebih banyak mengkritik Presiden, ketimbang mendukung kebijakan Presiden,” tandasnya.

Terkait dengan pergantian Panglima TNI, menurut Ray Rangkuti, yang harus dipertegas ke Pak Gatot Nurmantyo sebenarnya apakah beliau mau jadi politisi atau mau jadi Panglima?. Kalau mau jadi Panglima bertindaklah sebagai Panglima, uruslah TNI kita dan buatlah komitmen bahwa tentara ini dan institusinya tidak bisa dilibatkan dalam hiruk pikuk politik, itu urusan sipil.

“Tetapi kalau anda mau politik, mau menjadi calon Presiden, maka cepat-cepat pensiun atau mengundurkan diri dari TNI. Ikutlah ritme dari demokrasi ini, kalau berpolitik itu ada di partai politik, kalau tidak berpartai melalui warga biasa atau warga sipil supaya tidak rusak semua, TNI dibawa berpolitik, warga politiknya menerima TNI masuk itu kembali ke Zaman Orde Baru, zaman dimana institusi TNI terlibat dalam urusan-urusan politik yang dikenal dengan konsep Dwi Fungsi ABRI,” jelasnya.

Baca Juga :  Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung

Terkait dengan pergantian Panglima TNI, menurut Ray Rangkuti, kalau dilihat dari rotasinya semestinya dari TNI AU.

Sementara itu menurut Komarudin Watubun, Ketua DPP PDI Perjuangan, menilai bahwa reshuffle kabinet dan pergantian Panglima TNI itu adalah hak prerogatif Presiden Jokowi sesuai dengan Konstitusireshuffle kabinet dan pergantian Panglima TNI, pertama  merupakan kewenangan Presiden dan kedua pertimbangan Presiden karena waktu tahun politik sudah semakin dekat. “1 bulan saja itu berarti apalagi 2 tahun itu sangat berarti, tergantung Presiden kalau merasa ada reshuffle kabinet itu adalah jalan terbaik untuk mempercepat janji-janji politik Presiden maka saya kira itu harus dilakukan,” jelasnya.
Terkait dengan pergantian Panglima TNI, menurut Komarudin, TNI itu berpegang teguh pada Sapta Marga dan Sumpah prajurit. Jadi kalau Presiden sudah melihat waktunya untuk mengganti, saya kira tidak ada soal. Presiden harus kembali ke tradisi Orde Reformasi dalam rotasi pergantian Panglima TNI.
“Saya kira politik kita ini politik Indonesia, politik Pancasila ini politik berbagi, sudah berbagilah TNI AD, periode ini TNI AL, besok TNI AU. Jadi semua juga ikut berpartisipasi aktif dalam   membangun bangsa ini, sekaligus itu bisa menetralisir penilaian negatif antar angkatan,” tandasnya. (Red)

Photo Credit : Antara


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ini Respon Jaksa Saat Diminta Untuk Periksa Jokowi di Kasus Pertamina
Waktu Baca 2 Menit
Susul Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara Juga Ikutan Mundur Dari OJK
Waktu Baca 2 Menit
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar Mundur Dari Jabatan
Waktu Baca 4 Menit
Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Waktu Baca 8 Menit

Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung

Waktu Baca 2 Menit

eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern

Waktu Baca 4 Menit

SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN

Waktu Baca 2 Menit

Prabowo Bakal Hadiri Seremonial Penerimaan Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

378 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Anggota KIP 2026-2030, Ini Daftarnya

Waktu Baca 12 Menit
Nasional

Menteri KKP Terjatuh dan Pingsan Saat Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Seorang petugas kebersihan sedang membersihkan gedung KPK. ANTARA
Nasional

KPK Sita Ratusan Juta Tunai Dari Kasus Korupsi Wali Kota Madiun

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Tim SAR Temukan Total 10 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadi hujan lokal di beberapa wilayah di DKI Jakarta pada hari ini. IST. PHOTO
Nasional

Pramono Anung: Perpanjangan Modifikasi Cuaca Hingga 27 Januari

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Akan Diperiksa KPK Terkait Korupsi Haji

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Ahok Pastikan Bersaksi Terkait Korupsi Kilang Pertamina Pekan Depan

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Prabowo Tak Tetapkan Status Bencana Nasional, Ini Alasannya

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?