Jokowi Targetkan Vaksinasi Rampung Akhir Tahun Ini

“Saya berharap proses vaksinasi ini terus dan dapat rampung pada akhir tahun ini. Ini memang tantangan yang berat namun kita akan sekuat tenaga untuk mencapai target tersebut,”

Jokowi Targetkan Vaksinasi Rampung Akhir Tahun Ini


Telegraf – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan vaksinasi terhadap 181,5 juta masyarakat selesai pada akhir 2021. Durasi ini lebih pendek dari target sebelumnya yaitu hingga Maret 2022.

Jokowi mengatakan proses vaksinasi sudah berlangsung sejak Januari 2021. Hingga kini vaksinasi telah diterima oleh 1,24 juta orang, sedangkan dosis kedua diterima 764.905 orang.

“Saya berharap proses vaksinasi ini terus dan dapat rampung pada akhir tahun ini. Ini memang tantangan yang berat namun kita akan sekuat tenaga untuk mencapai target tersebut,” kata Jokowi dalam sambutannya pada International Conference on Tackling the Covid-19, Selasa (23/02/2021).

Menurutnya, Indonesia merupakan negara pertama di Asia Tenggara yang memulai vaksinasi Covid-19. Pencapaian ini disebabkan gerak cepat pemerintah mengamankan akses dan komitmen pasokan vaksin Covid-19 sejak awal pandemi.

Seperti diketahui, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir beberapa kali telah melakukan perjalanan ke luar negeri termasuk ke China. Indonesia juga termasuk satu dari 92 negara COVAX AMC yang akan memperoleh vaksin sebesar 3-20 persen dari jumlah penduduk yang berasal dari GAVI COVAX Facility.

Beruntung disisi lain, pemerintah juga menyuarakan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara pada tingkat internasional termasuk saat di PBB. Namun begitu, vaksinasi disebut tidak menyelesaikan masalah. Protokol kesehatan tetap perlu dijalankan guna menekan meluasnya pandemi.

Baca Juga :   Tidak Lolos Tes ASN, Novel Baswedan: Upaya Penyingkiran Dari KPK

Lebih lanjut, pemerintah saat ini tengah menjalankan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Program ini dilakukan dari tingkat terkecil yaitu RT RW.

Pola ini diyakini akan menekan kurva laju penambahan kasus baru, sehingga tahun ini menjadi momentum untuk bangkit bersama.


Photo Credit: Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama penerima vaksin COVID-19 dalam program vaksinasi massal secara gratis di Indonesia. FILE/BPMI

 

Edo W.

close