Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah Untuk Tokoh Pers Nasional

“Ini baru pertama Presiden datang ke sini memperhatikan secara khusus seorang tokoh dan ini luar biasa,”

Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah Untuk Tokoh Pers Nasional


Telegraf, Sawahlunto – Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Sumatra Barat, dan memang bertepatan juga dengan jalannya hari pers nasional (HPN) menyempatkan diri mampir ke rumah tokoh pers nasional Djamaludin Adinegoro, di Jl Prof M Yamin, Pasar Talawi, Sawahlunto, Sumatra Barat, Kamis (08/02/2018) sore.

Pihak keluarga yang diwakili oleh cucu Djamaludin Adinegoro, Medrial Alamsyah, tidak dapat menahan haru pada saat Jokowi yang datang bersama rombongan kerja tiba di rumah kelahiran Djamaludin Adinegoro itu.

“Ini baru pertama Presiden datang ke sini memperhatikan secara khusus seorang tokoh dan ini luar biasa,” kata Medrial.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyerahkan langsung sertifikat tanah kepada keluarga Adinegoro, yang diterima langsung oleh salah satu cucu Adinegoro, Eriswati Alamsyah.

Usai menyerahkan sertifikat tanah dan berbincang dengan pihak keluarga, Jokowi beserta rombongan menyempatkan diri untuk mampir dan berziarah ke makam Pahlawan Nasional Prof Mohamad Yamin, yang lokasinya tida jauh dari rumah Adinegoro. Mohamad Yamin sendiri merupakan kakak dari Djamaludin Adinegoro.

Djamaludin Adinegoro lahir di Talawi, Sawah Lunto, Sumatra Barat pada 14 Agustus 1904, dan mendapat gelar Datuk Madjo Sutan. Namun dia lebih menggunakan nama Adinegoro saat menempuh pendidikan di STOVIA pada tahun 1918-1925.

Meski memiliki nama Djamaludin Adinegoro, dia lebih sering menggunakan nama Adinegoro ketika menulis. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pun mengabadikan namanya untuk penghargaan tertinggi insan jurnalis, yakni Piala Adinegoro. (Red)


Photo Credit : Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Sumatra Barat, dan memang bertepatan juga dengan jalannya hari pers nasional (HPN) menyempatkan diri mampir ke rumah tokoh pers nasional Djamaludin Adinegoro. Getty Images/Jaap Arriens

KBI Telegraf

close