Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Jokowi: Dalam Hal Kemajemukan, Indonesia Layak Dijadikan Panutan Dunia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Jokowi: Dalam Hal Kemajemukan, Indonesia Layak Dijadikan Panutan Dunia

Telegrafi Rabu, 26 April 2017 | 18:23 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Foto Agung
Bagikan

Telegraf, Purwakarta – Jokowi optimistis Indonesia layak menjadi panutan dunia dalam pengelolaan kemajemukan sehingga negara lain belajar dari Indonesia.

“Insya Allah Indonesia layak dijadikan panutan dunia, saya ajak guru ngaji, ulama, aktif menjadi perekat dan pemersatu warga dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” kata Jokowi dalam peringatan Isra Miraj di Pondok Pesantren Al Hikamussalafiyah di Desa Nagrog Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa, (26/04/20170).

Jokowi yakin umat Islam di Indonesia dapat menunjukkan Islam di Indonesia adalah agama yang cinta damai dan rahmat bagi semesta alam.

Jokowi menyebutkan saat ini mata dunia sedang melihat Indonesia, Indonesia dilihat lebih berhasil dalam pengelolaan keberagaman.

“Ini anugerah kepada kita, sudah jadi kehendak Allah kita beragam. Kalau kita lihat negara lain, satu negara hanya punya 1-3 suku, kita punya ribuan suku, ribuan bahasa lokal, agama yang beda, 17.000 pulau,” kata Jokowi.

Ia mengingatkan semua elemen bangsa harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Jangan sampia ada gesekan sekecil apapun,” katanya.

Ia menyebutkan ketika dirinya menerima tamu kenegaraan Raja Salman dan Presiden Afghanistan, mereka menyampaikan kekagumannya kepada Indonesia dalam pengelolaan keberagaman.

“Mereka menyampaikan kekagumannya, bertanya kepada saya apa resepnya,” kata Jokowi.

Terkait peringatan Isra Miraj, Jokowi mengatakan Isra Miraj merupakan perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke Sidratul Muntaha.

Baca Juga :  GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan

“Pesannya adalah agar kita selalu ingat perintah shalat, dan juga agar iman kita semakin kokoh,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga memberikan kuis kepada para santri dan santriwati serta memberikan hadiah sepeda kepada yang maju dan menjawab pertanyaan dari Jokowi. (Red)

Photo Credit : Agung


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ini Respon Jaksa Saat Diminta Untuk Periksa Jokowi di Kasus Pertamina
Waktu Baca 2 Menit
Susul Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara Juga Ikutan Mundur Dari OJK
Waktu Baca 2 Menit
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar Mundur Dari Jabatan
Waktu Baca 4 Menit
Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Waktu Baca 8 Menit

Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung

Waktu Baca 2 Menit

eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern

Waktu Baca 4 Menit

SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN

Waktu Baca 2 Menit

Prabowo Bakal Hadiri Seremonial Penerimaan Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

378 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Anggota KIP 2026-2030, Ini Daftarnya

Waktu Baca 12 Menit
Nasional

Menteri KKP Terjatuh dan Pingsan Saat Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Seorang petugas kebersihan sedang membersihkan gedung KPK. ANTARA
Nasional

KPK Sita Ratusan Juta Tunai Dari Kasus Korupsi Wali Kota Madiun

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Tim SAR Temukan Total 10 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadi hujan lokal di beberapa wilayah di DKI Jakarta pada hari ini. IST. PHOTO
Nasional

Pramono Anung: Perpanjangan Modifikasi Cuaca Hingga 27 Januari

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Akan Diperiksa KPK Terkait Korupsi Haji

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Ahok Pastikan Bersaksi Terkait Korupsi Kilang Pertamina Pekan Depan

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Prabowo Tak Tetapkan Status Bencana Nasional, Ini Alasannya

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?