Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Jokowi Bisa Berikan Sanksi, Jika Manuver Politik Paloh Sudah Keterlaluan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Jokowi Bisa Berikan Sanksi, Jika Manuver Politik Paloh Sudah Keterlaluan

Indra Christianto Kamis, 14 November 2019 | 07:43 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit : Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bersama dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. IST/Amalia Purnamasari
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Penutupan Kongres Partai NasDem pada Selasa (12/11/19) sudah memberikan gambaran tentang kondisi hubungan koalisi Jokowi-KH. Ma’ruf Amin yang sempat dikabarkan retak karena ‘manuver’ NasDem. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya menegaskan keliru besar jika ada yang mengatakan koalisi retak.

Jokowi dalam pidatonya pada sempat menyinggung soal Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang tak menyalami Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh yang disebutnya karena ‘kelewatan’ saja.

Direktur Eksekutif Indonesia Public Institut (IPI), Karyono Wibowo menganggap, jika melihat tekanan dan manuver politik yang disampaikan oleh Surya Paloh sebelumnya masih sebatas sinyal yang tingkat frekuensinya masih lemah.

Karyono menganggap, manuver Surya Paloh dan NasDem selama ini tak sampai mengganggu hubungan koalisi. Buktinya, ketiga tokoh yakni Presiden Jokowi, Megawati dan Paloh sendiri menjawab hal itu di dalam penutupan kongres.

“Presiden Jokowi dan PDIP sebagai pemimpin koalisi masih melihat komitmen NasDem dalam koalisi. Jika setelah ini NasDem masih melakukan manuver, maka bukan tidak mungkin sanksi tegas bisa diberikan kepada NasDem,” kata Karyono dalam keterangannya pada Telegraf, Kamis (14/11/19).

“Belum sampai terjadi turbulensi yang mengguncang koalisi. Karenanya, akrobat politik NasDem hanya direspon santai oleh Jokowi melalui ucapan candaan dan sindiran saja,” imbuhnya.

“Jika NasDem sampai berani melanggar komitmen tentu wajar jika ada sanksi, termasuk mengeluarkan NasDem dari koalisi pemerintahan. Pertanyaannya beranikah NasDem mengambil sikap diametral dengan koalisi pemerintah secara serius,” tegasnya.

Karyono menambahkan, bahwa tanpa NasDem dukungan politik pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin masih cukup kuat dan solid dengan bergabungnya Gerindra kedalam pemerintahan. Belum lagi, jika NasDem keluar, maka partai lain seperti PAN atau Demokrat bisa diajak bergabung ke dalam koalisi.

“Oleh karena itu, Jokowi tidak akan ragu untuk mendepak NasDem keluar dari koalisi jika sikapnya telah melampaui batas dan melanggar komitmen,” pungkasnya. (Red)


Photo Credit : Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bersama dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. IST/Amalia Purnamasari

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara
Waktu Baca 11 Menit
Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi
Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi
Waktu Baca 4 Menit
Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital
Waktu Baca 2 Menit
Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru

Waktu Baca 10 Menit

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat

Waktu Baca 2 Menit

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?