Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Janji Trump Sangat Rentan Pengaruhi Nilai Mata Uang
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Janji Trump Sangat Rentan Pengaruhi Nilai Mata Uang

Telegrafi Kamis, 26 Januari 2017 | 12:19 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Reuters/Kevin Lamarque
Bagikan

Telegraf, Turki – Mata uang sejumlah negara-negara berkembang rentan terpengaruh dengan janji proteksionisme yang diperkirakan bakal menjadi arah kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kata VP Market Research FXTM, Jameel Ahmad.

“Saat ini saya sangat memantau mata uang pasar berkembang, terutama karena posisi aset-aset ini dianggap paling rentan terpengaruh oleh janji proteksionisme Trump,” kata Ahmad, dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Dia mencontohkan, mata uang lira Turki sedikit melemah pascakeputusan mengejutkan dari Bank Sentral Turki untuk mengubah kebijakan moneternya.

Meski lira Turki sedang merosot dan tertekan, lanjutnya, tetapi keputusan bank sentral negara itu dinilai tidak terlalu salah bila memperhatikan potensi dampak perubahan kebijakan seperti kasus rubel Rusia pada Desember 2014 lalu.

Berkaitan dengan rubel, ujar dia, mata uang Rusia itu dinilai akan terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu mata uang terkuat di tahun 2017 walaupun alasan utama dan terbesarnya karena harga minyak telah berada di atas 50 dolar AS per barel, bukan karena hubungan baik antara Trump dan penguasa Rusia, Vladimir Putin.

“Salah satu mata uang yang paling terpukul sejak Trump memenangkan Pilpres AS adalah ringgit Malaysia,” katanya dan menambahkan, perlu diperhatikan bahwa Ringgit sangat sensitif pada kepemilikan asing atas obligasi
pemerintah sehingga terkait dengan gambaran yang lebih jelas tentang prospek suku bunga AS pada 2017.

Kantor Berita Xinhua melaporkan, kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama di negara-negara maju pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir Trump fokus terlalu banyak terhadap proteksionisme.

Trump menandatangani perintah eksekutif pada Rabu (25/1) untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko, meningkatkan kekuatan patroli perbatasan dan mengekang imigran ilegal memasuki negara itu.

Para analis mengatakan investor kecewa karena sejauh ini mereka tidak mendengar rincian tentang rencana stimulus ekonomi Trump.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,17 persen menjadi 100,180 pada akhir perdagangan Rabu (25/1).

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0729 dolar dari 1,0728 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2623 dolar dari 1,2504 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7551 dolar dari 0,7577 dolar.

Dolar AS dibeli 113,80 yen Jepang, lebih rendah dari 113,87 yen dari sesi sebelumnya. Dolar jatuh ke 1,0011 franc Swiss dari 1,0014 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,3085 dolar Kanada dari 1,3157 dolar Kanada. (Red)

Photo credit : Reuters/Kevin Lamarque


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Jadi Contoh Bagi Institusi Lain
Waktu Baca 4 Menit
Kasus Air Keras Andrie Yunus Dinilai Lebih Tepat Disidangkan di Pengadilan Militer
Waktu Baca 5 Menit
Framing Dinilai Jadi Skenario Ciptakan Ketidakstabilan Politik dan Geostrategis
Waktu Baca 4 Menit
Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis
Waktu Baca 2 Menit
JES Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan untuk Warga Kurang Mampu di wilayah Klender Jakarta Timur
Waktu Baca 1 Menit

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Dari Aksi Sosial hingga Diskusi Pasar Modal

Waktu Baca 4 Menit

SOIna Siap Gelar Pekan Special Olympics Nasional 2026 di Kupang

Waktu Baca 3 Menit

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

PROPAMI
Ekonomika

PROPAMI Gelar Serial Ramadhan Talkshow 2026 Bahas Profesi Penasehat Investasi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

FSPPB Desak Presiden Terbitkan Perpu Migas untuk Perkuat Kedaulatan Energi

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

LPS Siapkan Pembayaran Klaim Nasabah BPR Koperindo Setelah Izin Dicabut OJK

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Genjot Infrastruktur Gas dan Proyek Hulu, Siapkan CAPEX USD 353 Juta pada 2026

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Kapasitas Terbatas, Industri Asuransi Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Potensi Bisnis Migas

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BCA Syariah Gandeng Masjid Istiqlal Perluas Literasi Keuangan Syariah

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

PGN Bentuk Satgas RAFI 2026, Amankan Pasokan Gas Selama Ramadhan dan Idul Fitri

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Lonjakan Aktivitas Migas Picu Tantangan Baru bagi Industri Asuransi Energi

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?