Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ini Yang Harus Dilakukan Penyintas Covid-19 Jika Long Covid Syndrome Terjadi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Lifestyle

Ini Yang Harus Dilakukan Penyintas Covid-19 Jika Long Covid Syndrome Terjadi

Atti K. Sabtu, 29 Mei 2021 | 13:34 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Sejumlah warga yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya, Kamis (2/6/2020). - ANTARA/Humas Pemkot Surabaya
Bagikan

Telegraf – Menurut web covid-19.co.id perkembangan kasus Covid-19 per tanggal 28 Mei menunjukan 168.040.871 terkonfirmasi untuk Global sementara untuk Indonesia sebanyak 1.803.361 terkonfirmasi. Pemerintah bersama stakeholder hingga masyarakat juga harus terus berpuaya untuk menghentikan penyebaran Virus Covid-19.

Bukan saja yang terkonfirmasi yang harus mendapatkan perhatian tetapi penyintas Covid-19 yang sudah dinyatakan negatif pun demikian. Tidak semua penyintas covid yang sudah dinyatakan sembuh tidak ada gejala yang di rasakan, menurut studi World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 1 dari 10 kasus Covid-19 berpotensi memiliki gejala yang berkepanjangan satu bulan setelah infeksi atau disebut long covid syndrome.

Pjs Direktur RS Premier Jatinegara, Susan Ananda menjelaskan jangan diabaikan jika mengalami adanya suatu keluhan seperti gejala sesak nafas, tubuh merasa lemas, mudah lelah, batuk berkepanjangan bahkan yang masih mengalami anosmia.

“Janganlah diabaikan jika mengalami gejala gejala tersebut , gejala sindreome paska inveksi covid ini merupakan masalah kesehatan yang sangat perlu diperhatikan dan harus dilakukan tindakan lanjut oleh tim medis ataupun rehabilitasi,” ungkapnya disela sela pembukaan Layanan Sentra Pemulihan Pasca Covid-19, melalui virtual, Jumat (28/5/2021).

Susan menjelaskan sebagai bentuk dalam peningkatan layanan kesehatan bagai pelayanan kesehatan RS. Premier Jatinegara megahdirkan layanan sentra pemulihan paska covid 19 yang di peruntukan oleh pasien yang dinyatakan sembuh namun masih mengalami gejala sisa, kami akan terus mendampingi agar dapat kembali beraktifitas seperti semula dalam menjalani kehidupan yang sehat paripurna.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Salah satu dokter spesialis paru di RS Premier Jatinegara dr. Ida Bernida Sp.P,FCCP menjelaskan pasiencovid yang sudah dinyatakan negaatif dan masih mengalami beberapa keluhan akan ditangani oleh tim dokter spesialis multidisipliner, sesuai kebutuhan pasien. Salah satunya yang berperan penting juga adalah dokter spesialis rehabilitasi medik. Rencana terapi atau latihan yang diberikan kepada pasien sembuh covid 19 / penyintas akan dirancang secara personalized, mulai dari latihan uji kapasitas fungsional (Sit to Stand test, dll ), uji fungsi otot pernapasan, Uji kekuatan otot & ekstremitas.

“Latihan fisik nya sendiri akan kita berikan secara tailor made, sesuai kebutuhan pasien. Mulai dari peregangan , pernapasan, aerobic dan penguatan . begitu Ujar dr. Yaya Sudibyo Sp.KFR , Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RS Premier Jatinegara.,’ ungkap dr. Ida.

Ungkapnya untuk penanganan kondisi pasien penyintas/pasca Covid-19 RS Premier Jatiegara melayani secara komprehensif ( integrated one stop services ), berbasis kebutuhan pasien (personalized patient care), ditunjang dengan program rehabilitatif yang memadai, para pasien PASCACOVID akan mendapatkan pertolongan yang tepat untuk pemulihan jiwa, raga dan sosial, dan dipersiapkan untuk kembali kepada aktivitas dan produktivitas sediakala, ( Bekerja, Sekolah, kegiatan sehari – hari lainnya.


Photo Credit: Sejumlah warga yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya, Kamis (2/6/2020). – ANTARA/Humas Pemkot Surabaya

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Gindaco - Promo Hari Kartini
Lifestyle

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit
Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
Lifestyle

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Lifestyle

Korban Tas Branded Hilang Desak EcoRing Tanggung Jawab

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Kesehatan Jadi Salah Satu Prioritas Utama Pemerintah

Waktu Baca 3 Menit
Lifestyle

Jelang Natal dan Tahun Baru Kemana Tujuan Wisata Anda? Simak Info Dari Kemenpar Ini

Waktu Baca 3 Menit
[Gambar 1] Liburan Nikmat, Budget Hemat_BCA Digital dan ASTINDO Hadirkan DOLAN Travel Fair 2025
Lifestyle

Liburan Nikmat, Budget Hemat: BCA Digital dan ASTINDO Hadirkan DOLAN Travel Fair 2025

Waktu Baca 6 Menit
PUMA H-Street
LifestyleRilis

Isyana Sarasvati Warnai Peluncuran PUMA H-Street di Seoul dengan Gaya Autentik dan Energi Global

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Dip & Crunch Dari Pizza Hut Hadir di Ramadhan 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?