Harga Beras Indonesia Masih Terendah Dibanding Vietnam, Thailand dan India

“Harga beras di Vietnam terendah 6.097 rupiah per kg sedangkan harga tertinggi mencapai 18.292 rupiah per kg, jika dirata-rata harga beras di Vietnam berkisar 12.197 per kg,”

Harga Beras Indonesia Masih Terendah Dibanding Vietnam, Thailand dan India


Telegraf, Jakarta – Harga Beras di Pasar Induk Cipinang merupakan barometer harga, berdasarkan data Kementan hari ini disebutkan dalam keterangan persnya harga tertinggi diangka Rp13.000 per kilogram (kg), sementara terendah di angka Rp6.800 per kg, untuk rata rata harga beras di Indonesia adalah Rp10.150.

Hari Priyono Sekertaris jendral Kementrian Pertanian (Kementan), menyebutkan dalam keterangan tertulis, hasil survei yang didapat oleh Kementan dibeberapa negara seperti Vietnam  harga tertinggi diangka Rp18.292 per kg sementara harga beras terendah adalah Rp6.097 per kg sehingga memperoleh harga rata rata di Vietnam adalah Rp12.195 per kg.

“Harga beras di Vietnam terendah 6.097 rupiah per kg sedangkan harga tertinggi mencapai 18.292 rupiah per kg, jika dirata-rata harga beras di Vietnam berkisar 12.197 per kg,” imbuhnya dalam keterangan tertulis di Kantornya Jl Harsono RM, Jakarta rabu (24/1/17).

Sementara harga beras di Thailand yang terendah adalah Rp.10.585 per kg, dan harga tertinggi diangka Rp10.837 per kg, sehingga harga rata-rata per kgnya adalah Rp10.711 harga ini masih lebih rendah dibanding dengan harga di Vietnam.

Untuk India Kementan memperoleh data, harga beras terendah per kgnya adalah Rp11.056, sementara harga tertinggi per kgnya adalah Rp11.25 jadi rata-rata sebesar Rp11.091 per kg. Harga ini masih di atas harga beras di Vietnam dan di bawah Thailand.

Baca Juga :   Pandemi Covid-19 Tak Halangi Pertumbuhan Kredit dan Laba BTN Pada Kuartal II 2021

Untuk harga beras tertinggi di Jepang sebesar Rp 48.779 per kg, sementara Korea  rata-rata Rp35.832 per kilo gram, Korea masih menempati urutan ke 2 harga tertinggi dalam  hasil survei yang di lakukan Kementan. (Red)

Photo credit : Telegraf/Atti Kurnia


 

Atti Kurnia

close