Gaet Investor, Pemerintah Garansikan Jaminan Perlindungan Hukum

Tanggal:


Telegraf – Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan bahwa Pemerintah RI memberikan jaminan dan kepastian hukum bagi para investor dalam menanamkan modalnya di Indonesia.

Burhanuddin menegaskan bahwa pendampingan hukum bagi investor menjadi prioritas utama kerja Kejaksaan Agung RI untuk membantu menyelesaikan berbagai hambatan investasi di Indonesia.

Menurutnya, presiden juga akan terus memimpin upaya pemerintah dalam menjamin kepastian hukum dan meningkatkan kemudahan berusaha dan investasi di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Burhanuddin saat menghadiri seminar investasi bertajuk “Capturing Indonesia’s Investment Opportunities in the New Normal Era” secara daring, yang diikuti oleh sekitar 100 investor terkemuka dan pengusaha potensial yang berada di Hong Kong, Selasa (14/12/2021).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan menekankan, beberapa industri prioritas Indonesia, utamanya dalam masa pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 antara lain sektor digital, bidang kesehatan dan green economy.

Luhut juga menawarkan berbagai peluang investasi antara lain hilirisasi sumber daya mineral, pengembangan baterai lithium, transportasi, energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon (GHG) dengan tetap memperhatikan prinsip penggunaan tenaga kerja lokal, ramah lingkungan, penambahan nilai dan transfer teknologi.

Menanggapi hal itu, Konsul Jenderal RI Hong Kong Ricky Suhendar menyatakan bahwa realisasi Investasi Hong Kong pada tahun 2021 tercatat sebesar US$ 3.1 milliar naik sebesar 25,98% dibanding tahun 2020. Hal ini berarti investasi Hong Kong berada diurutan kedua setelah Singapura atau naik satu peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :   Penyaluran Kredit Bank BTN di Wilayah Timur Indonesia Capai 171 Persen

“Walaupun ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang melanda dunia, hubungan ekonomi Indonesia dan Hong Kong selama 2021 tumbuh dan terjalin dengan baik,” imbuh Suhendar.

Ia menegaskan kembali komitmen pemerintah RI dalam melanjutkan agenda reformasi struktural, deregulasi, dan debirokratisasi investasi.

Photo Credit : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan. ANTARA
Shan Santi

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya
Telegraf

PLN Buka Program Tambah Daya, Bisa Lewat Aplikasi

Telegraf - PT PLN (Persero) mengajak masyarakat memanfaatkan program...

Membangun Generasi Emas Di Era Digital

Telegraf - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama...

Penyaluran Kredit Bank BTN di Wilayah Timur Indonesia Capai 171 Persen

Telegraf - Program Bank Tabungan Negara (BTN) Solusi yang...

Penanganan Covid-19 di Indonesia Dapatkan Apresiasi Dari PBB

Telegraf - Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia mendapatkan apresiasi...