Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Fahri Hamzah Bicarakan Perbedaan Era Soekarno dan Soeharto
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Fahri Hamzah Bicarakan Perbedaan Era Soekarno dan Soeharto

A. Chandra S. Senin, 30 Agustus 2021 | 04:02 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah. AKURAT/Sopian
Photo Credit: Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah. AKURAT/Sopian
Bagikan

Telegraf – Presiden Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Fahri Hamzah yang kini menjadi politikus di partai Gelora menegaskan pada seluruh komponen bangsa, agar berterima kasih kepada Soekarno dan Soeharto. Menurut Fahri, Bung Karno dan para pendiri bangsa dapat merangkum kerumitan bangsa hingga tetap bertahan sampai sekarang.

“Kita berterima kasih kepada generasi Bung Karno, para founding fathers bangsa Indonesia yang telah bisa merangkum kerumitan bangsa Indonesia dalam satu narasi yang luar biasa yang bertahan sampai sekarang,” kata wakil ketua umum Partai Gelora ini, (28/08/2021).

Menurutnya, narasi yang dibawa oleh Bung Karno membuat perdebatan kebangsaan berakhir dan menyatu secara solid dalam Pancasila. Fahri menginginkan agar generasi baru bangsa Indonesia saat ini memperkuat hal tersebut.

“Itulah sebabnya kita juga sebagai generasi baru harus memperkuat itu. Karena ini nanti menjadi tantangan masa depan,” ucapnya.

Fahri juga menjelaskan alasan bangsa Indonesia harus berterima kasih kepada generasi era Soeharto.

“Kita berterima kasih kepada generasinya Pak Harto. Karena kita punya kritik kepada Orde Baru (Orba) sebesar apa pun, tetapi organisasi negara itu dibikin lengkap dan sempurna pada zaman kepemimpinan generasinya Pak Harto,” jelasnya.

Fahri yang juga pernah menjadi wakil ketua DPR ini mengatakan pada generasi Soeharto tata kepemimpinan dapat menciptakan sebuah pemilu. Meski, kata Fahri, pemilu kala itu kerap dianggap curang. Dikatakannya bahwa pada saat era Soeharto berkuasa banyak menciptakan organisasi parlemen walau dinilai tidak berfungsi optimal.

Menurutnya, Orba membangun institusi militer, BUMN, sektor-sektor dalam kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang relatif sampai hari ini masih ada dan solid.

“Ada negara yang institusinya tidak dibangun, ketika otoritarianisme ini menguat, sang diktator atau otoriter negara tidak penting atau struktur negara tidak penting. Karena yang penting adalah dia yang satu-satunya di situ,” imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa saat era Orde Lama, Bung Karno membangun narasi, sedangkan Soeharto dalam pemerintahan Orde Barunya menciptakan insitusi-institusi negara.

“Tantangan generasi berikutnya seperti apa yang dikatakan tadi adalah bagaimana kita menciptakan regenerasi dan kepemimpinan yang secara terus menerus, bisa memperkuat narasi kebangsaan pada saat yang bersamaan dan juga kapasitas dari institusi negara,” bebernya.


Photo Credit: Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah. AKURAT/Sopian

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?