Ekspor April 2017 Menurun 10,30 Persen

"Ekspor 13,17 persen kalau kita bandingkan maret 2017 menurun yaitu 10,30 persen sementara kalau kita bandingkan pada bulan april 2016 ekspor meningkat sebesar 12,63 persen,kenapa ini terjadi karena selama bulan maret hingga april ada komoditas komoditas yang mengalami kenaikan dan ada komoditas komoditas yang mengalami penurunan dari bulan maret ke bulan april komoditas yang mengalami penurunan harga adalah minyak kelapa sawit , minyak ketel dan karet dan yang meningkat yaitu batubara coklat timah dan alumunium pres,"

Ekspor April 2017 Menurun 10,30 Persen


Telegraf, Jakarta – Badan Pusat Ststistik (BPS) merilis perkembangan ekspor pada april 2017 dibandingkan dengan ekspor bulan lalu maret 2017 mengalami penurunan sebesar 10.30 persen dengan angka nominal sebesar US$13,17 miliar, sementara itu dibanding april tahun lalu mengalami kenaikan sebesar 12,63 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan penyebab penurunan pada ekspor pada bulan april ini dikarenakan selama bulan maret hingga april terdapat kenaikan dan penurunan komoditas seperti kelapa sawit minyak kete dan karetini mengalami penurunan, sementara yang mengalami kenaikan adalah batu bara, timah dan coklat.

“Ekspor 13,17 persen kalau kita bandingkan maret 2017 menurun yaitu 10,30 persen sementara kalau kita bandingkan pada bulan april 2016 ekspor meningkat sebesar 12,63 persen,kenapa ini terjadi karena selama bulan maret hingga april ada komoditas komoditas yang mengalami kenaikan dan ada komoditas komoditas yang mengalami penurunan dari bulan maret ke bulan april komoditas yang mengalami penurunan harga adalah minyak kelapa sawit , minyak ketel dan karet dan yang meningkat yaitu batubara coklat, timah dan alumunium pres ,” tuturnya di kantortnya Jakarta, Senin (15/5/17).

Untuk bulan maret hingga april 2017 penurunan tajam terjadi pada migas yaitu -35,36 persen yaitu pada hasil minyak turun -51,89 persen, sedangkan untuk gas juga mengalami penurunan yang cukup tinggi yaitu -18,24 persen dan minyak mentah sebesar -50,65 persen, Suhariyanto mengatakan untuk komponen migas hampir seluruhnya mengalami penurunan harga.

Baca Juga :   Penumpang Kerata Api Jarak Jauh Turun 91,6 Persen

Sementara untuk komoditas non migas Suhariyanto menjelaskan untuk bulan april dibandingkan bulan lalu maret 2017 mengalami penurunan sebesar -7,43 persen, adapun yang terlihat mengalami penurunan pada komoditas non migas adalah lemak dan minyak hewan nabati, mesin dan peralatan listrik, dan karet dan barng karet, adapun tujuan ekspor pada ke 3 komoditas tersebut adalah Cina, Singapura dan Amerika Serikat.

Sementara itu ekspor non migas yang mengalami kenaikan untuk bulan ini dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu adalah naik 12,19 persen disumbang oleh bahan bakar mineral batu bara 70,12 persen dan tujuan utamanya adalah Tiongkok, yang ke dua karet dan bahan karet naiknya juga tinggi 9,71 persen dengan negara tujuan Amerika Serikat dan yang ke 3 adalah lemak dan minyak nabati 28,53 persen. (Red)

Credit foto : Atti Kurnia


 

Atti Kurnia

close