Duapuluh Tujuh DD Terus Konsisten Entaskan Kemiskinan

“Perjalanan 27 tahun Dompet Dhuafa bukanlah hal yang mudah dilalui. Berbagai rintangan maupun tantangan selalu ada dan menghiasi langkah hingga kini. Inilah tiga nilai semangat yang selalu dijaga oleh Dompet Dhuafa yaitu: Ikhlas, ke Indonesiaan dan kemoderenan. Pada nilai kedua yaitu ke Indonesiaan, DD lahir, hidup di Indonesia dan konsen di Indonesia. Dan yang terakhir adalah dinilai terakhir adalah kemoderanan"

Duapuluh Tujuh DD Terus Konsisten Entaskan Kemiskinan

Telegraf, Jakarta – Dompet Dhuafa Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welasasih) dan wirausaha sosial. Di Juli tahun 2020 Dompet Dhuafa (DD) menapaki usia 27 tahun.

“Perjalanan 27 tahun Dompet Dhuafa bukanlah hal yang mudah dilalui. Berbagai rintangan maupun tantangan selalu ada dan menghiasi langkah hingga kini. Inilah tiga nilai semangat yang selalu dijaga oleh Dompet Dhuafa yaitu: Ikhlas, ke Indonesiaan dan kemoderenan. Pada nilai kedua yaitu ke Indonesiaan, DD lahir, hidup di Indonesia dan konsen di Indonesia. Dan yang terakhir adalah dinilai terakhir adalah kemoderanan,” tutur Nasyith Majidi Ketua Yayasan DD, dalam pres rilis Rabu (1/7).

Nasyith juga mengatakan, kemoderanan sangat penting bagi DD, karena tidak bisa dipungkiri apa yang terjadi di negeri ini dan seluruh dunia selalu berkembang dengan perkembangan zaman.
Contoh saja saat ini transaksi donasi hampir semua menggunakan basis kanal digital agar memudahkan masyarakat berdonasi.

Pada masa pandemi sekarang ini DD berusaha terus membantu masyarakat yang terdampak dari pandemi Covid-19 secara ekonomi. Yang sebelumnya menginisiasi bilik disinfeksi (disinfection chamber) yang di tempatkan di berbagai lokasi fasilitas umum, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan dan tempat strategis lainnya yang masih diakses masyarakat.

“Penempatan bilik disinfektan tersebar di 1.000 titik se-Indonesia, sebagai upaya cegah dan tangkal (Cekal) Corona (Covid-19). Berbagai upaya lain juga Dompet Dhuafa lakukan melalui tim Disaster Managemen Center (DMC) dan divisi kesehatan, baik penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum hingga pemukiman Se Jabodetabek. Termasuk juga pengecekan kesehatan bagi para petugas yang menjalankan pekerjaan untuk penanggulangan Corona,” tambah Nasyith.

Selain bilik disinfeksi, DD mendistribusikan paket sembako di berbagai wilayah termasuk di Jabodetabek, bersama para mitra berhasil mendistribusikan 36.000 paket sembako bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Selain membagikan sembako DD juga memprakasai ketahanan pangan keluarga, melalui penanam sayur-mayur hingga budi daya ikan dalam ember (budikdamber) di halaman rumah. Itu sebagai upaya membentuk ketahanan pangan di lingkup keluarga. Ide tersebut muncul karena di tengah Covid-19 terjadi keterbatasan pangan dan gerak lingkup masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan. (AK)


Photo Credit : Penyemprotan disinfektan pada saat pendemi, di salah satu Wihara di Jakarta/Istimewa