Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Dua Mentor Politik Jokowi Ini Angkat Bicara Soal Jokowi dan Gibran
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Dua Mentor Politik Jokowi Ini Angkat Bicara Soal Jokowi dan Gibran

A. Chandra S. Minggu, 5 November 2023 | 21:25 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, berbincang dengan politikus senior PDI Perjuangan Boyolali, Seno Kusumohardjo atau Seno Gede. FILE/IST. Photo
Bagikan

Telegraf – Dua tokoh senior PDI Perjuangan Solo Raya, yang juga merupakan mentor politik Presiden Joko Widodo (Jokowi), mencurahkan isi hatinya usai Gibran Rakabuming Raka maju sebagai cawapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendampingi Prabowo Subianto sebagai capres.

Setelah mendukung Jokowi mulai dari Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga Presiden, kini mereka berbeda dukungan dalam menghadapi Pilpres 2024 mendatang. Dua sesepuh PDIP Solo Raya itu, merupakan FX Hadi Rudyatmo atau yang akrab disapa Rudy yang juga Ketua DPC PDIP Solo, dan Seno Kusumoharjo alias Seno Gedhe, tokoh senior PDI Perjuangan Boyolali.

Seno sendiri merupakan tokoh yang mempertemukan antara Jokowi dengan FX Hadi Rudyatmo, untuk maju sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo pada Pilkada Solo 2005 silam. Tak hanya berhenti di Pilkada Kota Solo, Rudy dan Seno Gedhe juga turut mendukung Jokowi saat maju dalam Pilgub DKI Jakarta tahun 2012 lalu. Setelah itu mereka terus mesra dan menjadi tim pemenangan untuk Jokowi pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

Seno Gedhe menceritakan awal perkenalannya dengan Jokowi saat akan menghadapi Pilkada Kota Solo 2005 silam. Saat itu dirinya menghubungi berbagai pihak untuk mencari tokoh yang akan diusung. Kemudian muncullah nama Jokowi yang saat itu merupakan pengusaha mebel dan Ketua Asmindo Solo Raya.

“Yo jenengan usum pilkada, kontak kono, kontak kene, akhire ketemu Pak Jokowi yang maju bareng mas Rudy jadi pasangan, nyatane menang (Ya namanya musim pilkada, kontak ke sana, kemari, akhirnya ketemu Pak Jokowi yang dicalonkan bersama Mas Rudy, kenyatannya menang),” cerita Seno yang didamping oleh Rudy di kediaman pribadinya di Mojosongo, Solo, Sabtu, (04/11/2023).

Kemudian, Seno mengungkapkan sejak awal menjadi Wali Kota Solo, dirinya memang merupakan salah satu pendukung Jokowi hingga dua periode. Kemudian dukungan tersebut diberikan kembali saat maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2012 dan Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

“Ya kita berdua dukung Pak Jokowi mulai dari wali kota, gubernur dan Presiden,” ujarnya.

Tetapi dukungan dalam Pilpres 2024 mendatang, kakak kandung mantan Bupati Boyolali, Seno Samudra, itu bakal berbeda pilihan dengan Jokowi. Bahkan, Seno dan Rudy bertekad bulat untuk mendukung pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD seperti yang diusung oleh PDI Perjuangan dan partai-partai pendukung.

Baca Juga :  Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Mereka tidak mendukung pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Walau Gibran adalah putra sulung Presiden Jokowi. Dia menegaskan pilihannya tersebut sudah sesuai dengan ajaran Marhaenisme.

“Kalau kita mendukung Pak Ganjar dan Mas Mahfud itu bukan berarti kita berubah lho. Yang berubah itu yang sana (Jokowi). Pemahaman saya, kalau mereka yang masih berkomitmen dengan ajaran Marhaenisme, nggak ada benarnya kalau pergi ke mana-mana. Marhaenisme itu ya hanya satu, di Ganjar sama Mahfud. Wong ngomong Marhaenisme kok mendukungnya rono-rono (ke sana-kesana) ki Marhaenisme sing pye?,” tegasnya.

Meskipun kini berbeda dukungan, Seno mengaku tidak kecewa dengan keputusan putra sulung Presiden Jokowi yang maju sebagai cawapres Prabowo Subianto. Seno pun meyakini bahwa pasangan calon yang didukungnya dalam pilpres kali ini akan menang.

“Saya nggak pernah kecewa karena jago saya menang terus kok,” bebernya.

Ia juga tidak mempermasalahkan perbedaan capres yang didukung antara dirinya dengan Jokowi. Menurutnya pilihan tersebut merupakan hak politik seluruh warga negara Indonesia. Hanya saja, Seno agak menyayangkan dalam proses putusan MK yang menyebabkan Gibran yang belum memenuhi batas usia minimal bisa maju menjadi cawapres dengan adanya perubahan putusan pernah memiliki pengalaman menjadi kepala daerah.

“Sesuatu yang baik hendaknya ditempuh dengan proses yang baik, dilandasi dengan proses yang baik dan dilandasi dengan niat yang baik. Itu yang saya pegang Sehingga menjawab pertanyaan tentang pencalonan Gibran, rasanya kok itu tidak terpenuhi. Bahwa sebagai orangtua berkeinginan anaknya nyalon wakil presiden itu relatif baik. Tapi apakah prosesnya baik? Saya nggak perlu menjelaskan,” jelasnya.

Sementara itu, FX Rudy yang dua periode pernah mendampingi Jokowi sebagai Wakil Wali Kota Solo, menargetkan perolehan pasangan capres dan cawapres Ganjar dan Mahfud MD di Solo bisa menang telak. Rudy tidak gentar dengan majunya Gibran sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto. Bahkan perolehan suara pasangan yang diusung PDIP itu bisa meraih seperti jumlah perolehan Jokowi saat pilpres.

“Saya targetkan sama dengan perolehan Jokowi aja, 82 persen atau berapa gitu. Yang penting saya konsolidasi terus menerus dan selalu mengingatkan kepada kader. Kader PDI Perjuangan itu jiwa Marhaenismenya tidak perlu diragukan lagi. Kita berharap Ganjar-Mahfud menang satu putaran,” tandasnya.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit
Magang Nasional
Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Waktu Baca 3 Menit
vivo Y31d Pro
vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W
Waktu Baca 2 Menit
Gindaco - Promo Hari Kartini
Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia
Waktu Baca 6 Menit
BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang
Waktu Baca 2 Menit

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?