Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Di Gunungkidul, Ganjar: Saya Berperan Membidani Lahirnya UU Keistimewaan Jogjakarta
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Di Gunungkidul, Ganjar: Saya Berperan Membidani Lahirnya UU Keistimewaan Jogjakarta

Indra Christianto Senin, 22 Januari 2024 | 23:41 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Objek wisata Goa Ngingrong Desa Mulo Gunungkidul mendadak ramai, Senin (22/01/2024) malam. Bukan untuk berwisata, ribuan orang berduyun-duyun ke obyek wisata alam yang terkenal di dunia itu karena mendengar kedatangan Ganjar Pranowo. FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Objek wisata Goa Ngingrong Desa Mulo Gunungkidul mendadak ramai, Senin (22/01/2024) malam. Bukan untuk berwisata, ribuan orang berduyun-duyun ke obyek wisata alam yang terkenal di dunia itu karena mendengar kedatangan Ganjar Pranowo.

Sejak sore hari, warga sudah memadati wisata Goa Ngingrong. Meski hujan lebat disertai angin sempat melanda lokasi itu, namun ribuan warga tetap tak beranjak dari tempat. Mereka rela menunggu lama, hingga Ganjar datang sekitar pukul 19.00 malam.

“Alhamdulillah Pak Ganjar sudah datang. Ayo dulur sambut Pak Ganjar dengan nyanyian Jogja Istimewa,” teriak warga.

Warga terlihat begitu antusias mendekati calon presiden (capres) nomor 3 ini untuk bersalaman. Mereka juga bernyanyi lagu Ndar Boy, berjudul Jogja Istimewa yang liriknya diubah sedikit dengan menyebut nama Ganjar.

“Kowe siji-sijine, aku bangga karo kowe. Gelem nompo opo anane, tresnaku ra bakal mletre. Kowe ojo sumelang, tresnaku ra bakal ilang. Ibarat koyo kuthoku Jogja, Pak Ganjar istimewa,” nyanyi warga dengan kompaknya.

Jogja Istimewa memang tak lepas dari campur tangan Ganjar. Nama Ganjar begitu lekat di benak masyarakat Jogja karena ia memiliki andil cukup besar dalam terwujudnya Undang-Undang Keistimewaan Jogjakarta.

Saat menjadi anggota DPR, Ganjar adalah Ketua Pansus RUU Keistimewaan Jogjakarta. Dan di tangannya lah, UU Keistimewaan Jogja yang lama terkatung dan sempat menjadi polemik akhirnya disahkan.

“Pak Ganjar terima kasih ya Pak. Pokoknya Jogja padamu. Rambut putih pilihanku,” teriak Yudaltinah, seorang warga Gunungkidul.

Yudaltinah mengatakan, warga Jogja mayoritas menginginkan Ganjar jadi presiden. Sebab warga menilai, hanya Ganjar sosok yang benar-benar peduli dengan rakyat.

“Kami warga Jogja 100 persen mendukung bapak. Kalau ada 1000 persen, kami berikan semuanya untuk bapak,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar membenarkan memiliki ikatan khusus dengan Jogja. Selain besar dan sekolah di Kota Pendidikan itu, Ganjar juga membidangi lahirnya UU Keistimewaan Jogjakarta.

“Saya memang ikut terlibat, bahkan saya berperan jadi bidan untuk lahirnya UU Keistimewaan Jogjakarta. Jadi masyarakat Jogja juga harus berjuang menjaga keistimewaan itu dengan bergotong royong bersama membangun Jogja,” ucapnya.

Jogja, lanjut Ganjar, saat ini sudah semakin maju. Tak hanya di kota, di daerah pinggiran dan desa juga sudah berkembang pesat.

“Seperti Gunungkidul ini, dulu orang mengenalnya kota gaplek, tiwul. Tapi sekarang menjelma jadi kota wisata dengan banyak didatangi wisatawan dari dalam negeri maupun mancanegara. Dan malam ini, kita berada di desa wisata dengan Goa Ngingrong yang keindahannya telah diakui dunia,” pungkasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?