Cari Dukungan Penanganan Covid-19, Kapolri Gandeng Ulama

Cari Dukungan Penanganan Covid-19, Kapolri Gandeng Ulama

“Penanganan pandemi virus Corona yang berhasil akan berdampak pada upaya pemulihan ekonomi kita, namun masyarakat kita tetap terpolarisasi akibat pemilu terakhir,”

Cari Dukungan Penanganan Covid-19, Kapolri Gandeng Ulama

Telegraf – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kehormatan ke ulama dan tokoh muslim untuk membahas aksi kolektif penanganan pandemi Covid-19.

“Melalui kunjungan ini, kami berharap pesan-pesan polisi dibantu oleh para ulama, sehingga dapat dengan mudah diterima masyarakat muslim,” katanya lewat keterangan tertulisnya, Kamis (25/03/2021).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sigit usai melakukan kunjungan kehormatan ke Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Kota Solo, Jawa Tengah pada hari yang sama.

Dalam pertemuan tersebut, Sigit mengimbau para ulama yang dihormati untuk mendukung program vaksinasi nasional yang dicanangkan pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19.

“Penanganan pandemi virus Corona yang berhasil akan berdampak pada upaya pemulihan ekonomi kita, namun masyarakat kita tetap terpolarisasi akibat pemilu terakhir,” ujarnya.

Menanggapi permintaan itu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf mengatakan akan mendukung upaya pemerintah dan polisi untuk menangani pandemi.

“Kita semua bekerja sama untuk mencapai satu tujuan. Mari kita berkolaborasi. Yang terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Infeksi virus Corona awalnya muncul di kota Wuhan di Cina pada akhir 2019.

Sejak itu, Covid-19 telah menguasai lebih dari 215 negara dan wilayah, termasuk 34 provinsi di Indonesia, yang mengakibatkan kematian dalam jumlah besar.

Untuk melindungi masyarakat Indonesia dari virus mematikan tersebut, pemerintah Indonesia telah mengamankan dosis vaksin Covid-19 melalui mekanisme bilateral dan multilateral.

Itu juga telah meluncurkan program vaksinasi nasional sejak 13 Januari 2021, dengan Presiden Joko Widodo menjadi penerima pertama suntikan vaksin Sinovac.

Kementerian Kesehatan berencana untuk menyuntik sekitar 181,5 juta orang di bawah program vaksinasi, yang diperkirakan memakan waktu 15 bulan.

Tingkat infeksi Covid-19 di Indonesia melampaui satu juta kasus pada 26 Januari 2021.

Kementerian Kesehatan Indonesia saat ini bekerja sama dengan militer dan polisi nasional untuk menurunkan tingkat infeksi di negara tersebut.

Untuk mencapai tujuan tersebut, polisi telah menyiapkan 13.500 personel dari divisi pelayanan kesehatan sebagai vaksinasi dan 40.336 personel lainnya sebagai pelacak kontak.


Photo Credit: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat melakukan kunjungan kehormatan ke kediaman KH. Musthofa Bishri (Gus Mus). FILE/Dok/Ist Photo

 

Didik Fitrianto

close