Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Cara Atasi Konflik di Papua, Prabowo Dinilai Tak Paham Akar Persoalan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Cara Atasi Konflik di Papua, Prabowo Dinilai Tak Paham Akar Persoalan

Fajri Setiawan Jumat, 22 Desember 2023 | 14:10 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Menteri Pertahanan yang juga merupakan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (tengah) saat menanggapi pertanyaan media. AP Photo/Achmad Ibrahim
Bagikan

Telegraf – Juru Bicara GERAK 98 Papua, Sandra Caya Bin Thahir, mengkritik pernyataan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, atas penyelesaian konflik di Papua yang tercerabut dari sejarah, identitas, politik, hak asasi manusia (HAM), Pembangunan manusia dan hanya mengulang-ulang narasi lama, tidak sesuai dengan realitas di lapangan.

“Prabowo mengabaikan sejarah dan konteks politik Papua. Penyelesaian konflik saat ini harus mempertimbangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat Papua, serta pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan. Prabowo tidak memberikan solusi yang jelas dan konkret untuk menyelesaikan konflik, selain menawarkan dialog dan penyelesaian politik yang damai, yang tidak dijelaskan bagaimana format dan mekanismenya,” kata Sandra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/12/2023).

Sandra menambahkan, Prabowo juga tidak konsisten dengan pendekatannya, karena di satu sisi ingin pendekatan yang halus, tetapi di sisi lain mendukung pendekatan militeristik dan represif, operasi terbatas yang selama ini tidak efektif dalam menyelesaikan konflik. Justru memperparah situasi dan menimbulkan korban jiwa, kerusakan, dan trauma di kalangan masyarakat sipil. Untuk itu kepemimpinan berikutnya perlu mengedepankan nilai-nilai demokratis dalam pendekatan penyelesain konflik.

“Kami mengingatkan Prabowo bahwa Papua adalah bagian integral dari Indonesia, dan masyarakat Papua adalah saudara kita yang harus kita hormati dan sayangi. Kami juga mengingatkan masyarakat bahwa konflik di Papua adalah masalah kita bersama, yang harus kita selesaikan dengan cara yang damai, demokratis, dan berkeadilan. Kami mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang dapat menjamin kesejahteraan, perdamaian, keadilan, kedaulatan dan rasa hormat dunia internasional terhadap negara ini,” bebernya.

Di sisi lain, Sandra yang juga merupakan seorang aktivis PDI Perjuangan, mendukung pendekatan yang ditawarkan oleh Ganjar Pranowo, calon presiden dari PDI Perjuangan, yang lebih inklusif dan partisipatif. Pendekatan tersebut dinilai dapat mengakomodasi aspirasi dan kepentingan masyarakat Papua, serta mengurangi eskalasi kekerasan dan meningkatkan perdamaian di Papua.

“Kami dari PDI P dan GERAK 98 mendukung pendekatan yang ditawarkan oleh Ganjar Pranowo, yang lebih inklusif dan partisipatif. Kami meyakini bahwa pendekatan ini dapat mengakomodasi aspirasi dan kepentingan masyarakat Papua, serta mengurangi eskalasi kekerasan dan meningkatkan perdamaian di Papua. Kami juga menuntut pemerintah untuk menegakkan supremasi hukum dan menghormati HAM, dengan menindak tegas pelaku kekerasan dan pelanggaran HAM, baik dari aparat keamanan maupun dari kelompok kriminal bersenjata, serta menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM di Papua secara adil dan transparan,” tegasnya.

Meski demikian, Sandra mengingatkan kepada Ganjar Pranowo untuk dapat merealisasikan visi dan misinya untuk menyelesaikan konflik di Papua, serta memimpin Indonesia dengan cara yang lebih demokratis, inklusif, dan partisipatif. Sandra juga mengajak masyarakat untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang dapat menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Kami mengingatkan Ganjar Pranowo bahwa Papua adalah bagian integral dari Indonesia, dan masyarakat Papua adalah saudara kita yang harus kita hormati dan sayangi. Kami juga mengingatkan masyarakat bahwa konflik di Papua adalah masalah kita bersama, yang harus kita selesaikan dengan cara yang damai, demokratis, dan berkeadilan. Kami mengajak masyarakat untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang dapat menjamin kesejahteraan, perdamaian, keadilan, kedaulatan, dan rasa hormat dunia internasional terhadap negara ini,” pungkasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?