Bukan Saja Cina Banyak Investor Lain

"Sebaiknya sebanyak-banyaknya negara investasi. Sekarang kan kita China doang. Jepang ada potensi, Eropa juga, negara-negara lain termasuk Timur Tengah, itu harus dimanfaatkan juga, hanya saja kan mereka harus sesuai dengan project mereka"

Bukan Saja Cina Banyak Investor Lain


Telegraf, Jakarta – Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan selain cina masih banyak negara negara lain yang bisa menjadi peluang investasi bagi Indonesia antara lain Eropa, Jepang dan Timur Tengah.

“Sebaiknya sebanyak-banyaknya negara investasi. Sekarang kan kita China doang. Jepang ada potensi, Eropa juga, negara-negara lain termasuk Timur Tengah, itu harus dimanfaatkan juga, hanya saja kan mereka harus sesuai dengan project mereka,” ujar Aviliani

Aviliani juga mengatakan tanpa penilaian kelayakan dari Standard and Poor’s (S&P) mengenai peringkat investasi, Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi yang menjanjikan karena bukan nilai kelayakan yang di lihat investor untuk berinvestasi.

“Menurut saya, tidak perlu terlalu khawatir dengan S&P, saya tidak melihat S&P sebagai salah satu yang benar-benar diperhatikan oleh investor asing,” ujarnya, saat di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (16/5/2017) dalam acara 2nd Properti & Mortgage Summit 2017.

Untuk keamanan Aviliani mengatakan biasanya di perhitungkan tetapi untuk indonesia resikonya tidak terlalu tinggi jika ada konflik contohnya pilkada, konflik nya tidak separah negara negara lain, nah ini situasi seperti ini harus dimanfaatkan untuk menarik investor.

“Stabilisasi makro, keamanan, biasanya diperhitungkan. Kalo kita liat dr analisis2 lembaga internasional, kita dianggap risikonya tidak terlalu tinggi dibandingkan negara2 lain kalo konflik. spt pilkada,” tutur Aviliani. (Red)

Baca Juga :   Kuartal II 2021 BTN Bukukan Laba Sebesar Rp920 miliar

Credit Fotto : Ati Kurnia


 

Atti Kurnia

close