BRI Akan Bebankan Rp1500 untuk Administrasi Topup E-Money

“Kalau BRI paling yang murah, kalau akan diberlakukan yah bagaimanapun kita harus mengikuti dengan peraturan Bank Indonesia, jadi kalau aturannya, katakanlah minimumnya adalah batas bawahnya katakanlah Rp1.000 atau Rp1.500 paling yah kita sebesar itu”

BRI Akan Bebankan Rp1500 untuk Administrasi Topup E-Money


Telegraf, Jakarta- Direktur Kelembagaan Bank Rakyat Indonesia, Sis Apik Wijayanto mengatakan BRI akan memberlakukan biaya admisitrasi isi ulang E-money sebesar Rp1500, yang akan di berlakukan bulan depan yaitu Oktober 2017.

“Kalau BRI paling yang murah, kalau akan diberlakukan yah bagaimanapun kita harus mengikuti dengan peraturan Bank Indonesia, jadi kalau aturannya, katakanlah minimumnya adalah batas bawahnya katakanlah Rp1.000 atau Rp1.500 paling yah kita sebesar itu,” ungkapnya di Jakarta Convention Center (JCC), usai jumpa pers Indonesia Banking Ekspo (IBEX) 2017, Senin, (9/9/2017).

Sis menjelaskan biaya tersebut diberlakukan untuk pembiayaan mantanance dan infrastruktur untuk sekarang masih belum cukup, “untuk saat ini masih belum cukup,” ungkapnya.

Sis juga mengungkapkan sedang melakukan pengembangan untuk top uap dan menyediakan titik titik pembayaran untuk kemudahan transaksi agar masyarakat tidak sulit untuk melakukan top up seperti melalui Ajungan Tunai Mandiri (ATM), mobile banking, atau agen bank serta di kantor kantor cabang.

“Pembayaran non tunai ini semakin mudah tejangkau, sehingga masyarakat mengunakan uang elektronik ini semakin mudah, harapan kami adalah masyarakat semakin banyak mengunakan uang elektronik,” lanjut Sis. (Red)

Credit Photo : Atti kurnia/telegraf.co.id


 

Atti Kurnia

close