Telegraf – Sebanyak 87,3 persen pendukung Pasangan Calon Presiden (capres) dan Calon Wakil Presiden (cawapres) RI nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengaku puas dengan kinerja pemerintahan Presiden RI Joko Widodo berdasarkan hasil survei Centre of Strategic and International Studies (CSIS).
“Hasil survei ini kami dapatkan setelah debat pertama berlangsung,” kata Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Arya Fernandes dalam rilis hasil survei yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube CSIS, Rabu (27/12/2023).
Survei dengan metodologi multistage random sampling dengan jumlah sampel sebesar 1.300 orang dan tersebar di 34 provinsi itu menunjukkan fakta bahwa sebanyak 87,3 persen pendukung Ganjar-Mahfud mengaku puas atas capaian kinerja yang diraih oleh Jokowi-Ma’ruf.
Menilai hal tersebut, Analis Senior POLKASI (Pusat Studi Politik dan Kebijakan Strategis Indonesia) Janu Wijayanto mengatakan bahwa hal tersebut merupakan fakta bahwa pendukung Ganjar tidak membenci Jokowi dan dikatakannya sebagai orang-orang yang tulus.
“Mereka yang selama ini memenangkan Jokowi dengan tulus dan sekarang masih mau berjuang untuk Ganjar jadi presiden menggantikan Jokowi. Data tersebut merepresentasikan kekuatan senyap dari rakyat kecil yang tak banyak bisa mengakses kekuasaan Jokowi namun setia mendukung figur yang dianggap bisa tepat setelah Jokowi yaitu Ganjar Pranowo,” katanya di Jakarta, Kamis (28/12/2023).
Melihat data dari CSIS tersebut, pemilih Ganjar-Mahfud paling banyak menilai positif kinerja Jokowi. Tapi disisi lain bahkan mereka paling sedikit diberikan bansos.
“Saya amati tipikal pemilih seperti ini sulit ditebak. Artinya bisa menjadi dukungan besar kapanpun untuk kemenangan Ganjar. Khas karakteristik pemilih Jawa yang pintar sembunyikan dukungan sampai hari H. Ada istilahnya di masyarakat Jawa itu “wayang mati” kapanpun lakon diperlukan bisa dikeluarkan dari kotaknya,” ucap Janu.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. nomor urut 3.
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.
KPU sendiri telah menggelar debat perdana pada 12 Desember 2023, dengan tema pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.
Debat kedua akan digelar pada 22 Desember 2023 dengan tema ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur, dan perkotaan untuk cawapres. Sementara itu, debat ketiga pada 7 Januari 2024 akan membahas tema pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional.
Debat keempat pada 21 Januari 2024 akan membahas energi, sumber daya alam (SDA), SMN, pajak karbon, lingkungan hidup, masyarakat adat dan desa. Terakhir, debat kelima khusus capres pada 4 Februari 2024 dengan tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan juga inklusivitas.