Telegraf – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) terus memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda. Melalui rangkaian kegiatan edukasi di Lhokseumawe, Aceh, BCA Syariah mengajak mahasiswa untuk mempersiapkan investasi masa depan yang beretika dan berkelanjutan.
Kegiatan ini digelar selama dua hari (23–24 Oktober 2025) di Universitas Malikussaleh (Unimal) dan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), diikuti oleh lebih dari 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen dari kedua kampus tersebut.
Pada seminar bertema “Building Wealth for Brighter Future” (Membangun Kekayaan untuk Masa Depan Lebih Cerah) di Unimal, BCA Syariah memperkenalkan Rekening Dana Nasabah (RDN) online, yakni rekening efek untuk melakukan transaksi jual beli saham di pasar modal syariah.
Sementara itu, pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di PNL, BCA Syariah bersama akademisi dan praktisi membahas penguatan kurikulum bisnis berbasis investasi syariah.
Vice President Cash Management BCA Syariah, Dedi Nestoriko, menjelaskan bahwa melalui RDN online, mahasiswa dapat belajar berinvestasi di pasar modal syariah dengan mudah dan sesuai prinsip Islam.
“Kami ingin membuka wawasan generasi muda bahwa investasi syariah bukan hanya menguntungkan, tetapi juga berkah. Kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi langkah penting agar literasi keuangan syariah tertanam sejak dini,” ungkap Dedi.
Dalam kegiatan tersebut, BCA Syariah juga menggandeng perwakilan Bursa Efek Provinsi Aceh, Aulia Firdaus, serta Phintraco Securitas, Indra Kelana, untuk memberikan edukasi mengenai manajemen arus kas, dasar-dasar investasi, hingga strategi membangun kekayaan (wealth building) sesuai nilai-nilai berkelanjutan.
Pemimpin Cabang BCA Syariah Lhokseumawe, Yoserinaldi, turut hadir dan menyerahkan cinderamata kepada perwakilan Unimal.
Wakil Rektor I Universitas Malikussaleh, Azhari, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.
“Kami menyambut baik inisiatif BCA Syariah. Mempersiapkan masa depan bukan hanya soal akademik, tetapi juga kecakapan mengelola keuangan dan berinvestasi dengan bijak,” ujar Azhari.