Bantuan PPKM, Pemilik Warung Hingga PKL Akan Dapat Rp 1,2 Juta

Date:


Telegraf – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, untuk membantu pelaku usaha yang terdampak kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), pemerintah akan memberikan insentif usaha mikro sebesar Rp 1,2 juta.

Nilai bantuan tersebut setara dengan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) yang sebelumnya sudah digulirkan untuk 3 juta penerima dan dikelola Kementerian Koperasi dan UKM. Untuk mekanisme pemberian insentif usaha tersebut, saat ini pemerintah masih menyiapkan pedoman dan petunjuk teknisnya.

“Insentif usaha mikro yang besarnya Rp 1,2 juta ini untuk 1 juta pelaku usaha mikro kecil, antara lain warung, warteg, pedagang kaki lima (PKL), yang nanti pelaksanaannya dilakukan oleh TNI-Polri,” kata Airlangga dalam konferensi pers perkembangan PPKM, Rabu (21/07/2021).

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga menambahkan, BPUM kepada 3 juta penerima dan insentif usaha mikro kepada 1 juta penerima ini akan disalurkan pada periode Juli-Agustus 2021. Sebelumnya pada periode semester I 2021, realisasi BPUM telah mencapai Rp 11,76 triliun kepada 9,8 juta pekerja.

“Kalau kita lihat, mereka yang mendapatkan mayoritas pedagang eceran yang menjual makanan minuman, menjual roti, kue basah, dan para pedagang keliling. Mayoritas atau 37,7% itu pedagang eceran, 16,5% penyedia makanan dan minuman,” terangnya.


Photo Credit: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas. FILE/Rahmat

 

Artikel Lainnya

Lainnya Dari Telegraf
Telegraf

BTN Bersama REI Wujudkan Rumah Rakyat Berkualitas

Telegraf - Bersama REI PT Bank Tabungan Negara (Persero)...

SKK Bantah Terkait Under Invois Ini Keterangannya

Telegraf – Menyikapi keterangan Fungsional Peneliti Dokumen Tingkat Terampil...

Indonesia Akan Menjadi Tuan Rumah Kongres IPA 2022

Telegraf - DKI Jakarta sebagai salah satu UNESCO City...

Terkait Perlindungan Konsumen OJK Terbitkan POJK Baru Berikut Isinya

Telegaf –Dalam rangka memperkuat upaya perlindungan konsumen Otoritas Jasa...